
Pada 2025, LiveArt muncul sebagai ART, sebuah proyek yang dikembangkan untuk mengatasi masalah likuiditas dan aksesibilitas pada pasar koleksi bernilai investasi senilai $10 triliun, yang mencakup karya seni, jam tangan, mobil, anggur, dan aset budaya lainnya.
Sebagai protokol RWAfi pertama berbasis AI yang mengubah aset blue-chip dunia nyata menjadi instrumen keuangan yang dapat diprogram, LiveArt berperan penting dalam DeFi, tokenisasi RWA, dan finansialisasi aset budaya.
Hingga 2026, LiveArt telah memantapkan diri sebagai protokol yang berkembang pesat dengan lebih dari 13 juta dompet terhubung dan implementasi di 17 jaringan blockchain, mengelola pipeline aset lebih dari $200 juta dan mempertahankan ekosistem pengembangan yang dinamis.
Artikel ini menyajikan analisis mendalam tentang arsitektur teknis, performa pasar, dan potensi masa depan LiveArt.
LiveArt didirikan pada 2025 untuk menjawab tantangan utama likuiditas di pasar koleksi bernilai tinggi, di mana karya seni dan aset mewah masih sulit diakses oleh investor umum.
LiveArt hadir di momentum konvergensi inovasi kecerdasan buatan dan tren tokenisasi aset dunia nyata, dengan tujuan membuka akses terhadap kekayaan budaya melalui konversi aset fisik menjadi produk keuangan yang menghasilkan imbal hasil dan dapat diperdagangkan secara global.
Peluncuran LiveArt menghadirkan peluang transformasi bagi kolektor, investor, dan pelaku DeFi yang ingin terlibat pada kelas aset alternatif.
Dengan dukungan komunitas dan mitra ekosistem, LiveArt terus mengembangkan sistem valuasi berbasis AI, protokol onboarding aset, dan kapabilitas integrasi DeFi.
LiveArt berjalan di jaringan blockchain terdistribusi yang mencakup 17 chain berbeda, tanpa bergantung pada kustodian terpusat atau perantara keuangan tradisional.
Seluruh jaringan ini bekerja sama memvalidasi transaksi tokenisasi aset, memastikan transparansi dan ketahanan sistem, serta memberdayakan pengguna melalui kepemilikan langsung atas aset dunia nyata yang ditokenisasi.
LiveArt memanfaatkan teknologi blockchain sebagai buku besar yang transparan dan tidak dapat diubah, mencatat seluruh aktivitas tokenisasi dan perdagangan aset.
Setiap transaksi dikelompokkan dalam blok dan dihubungkan secara kriptografi membentuk rantai yang aman dan dapat diaudit.
Siapa pun dapat memverifikasi asal-usul dan riwayat kepemilikan aset tanpa perantara, sehingga kepercayaan dibangun melalui kode.
Arsitektur multi-chain deployment pada protokol ini meningkatkan akses dan interoperabilitas di berbagai ekosistem blockchain.
LiveArt menerapkan sistem validasi berbasis AI yang dikombinasikan dengan mekanisme konsensus blockchain untuk mengautentikasi aset dunia nyata dan mencegah tokenisasi tidak sah.
Kustodian aset dan node verifikasi menjaga integritas jaringan melalui uji kelayakan mendalam, verifikasi asal-usul, dan protokol penilaian kualitas, sehingga hanya koleksi bernilai investasi yang masuk ke ekosistem.
Inovasi ini meliputi model valuasi berbasis AI yang menyediakan harga real-time untuk aset tidak likuid.
LiveArt menggunakan kriptografi kunci publik-pribadi untuk mengamankan kepemilikan aset dan transaksi:
Arsitektur ini menjamin keamanan aset dan menjaga privasi transaksi pseudonim.
Selain itu, terdapat mekanisme kustodi berbasis smart contract dan protokol pengelolaan aset yang dapat diprogram.
Per 09 Februari 2026, LiveArt (ART) memiliki suplai beredar sebanyak 356.052.795,66 token, dari total suplai sebesar 1.000.000.000 token. Suplai beredar ini sekitar 31,83% dari total suplai. Proyek ini berjalan di 17 jaringan blockchain dan telah terhubung dengan lebih dari 13 juta dompet. Ekosistem tokennya mendukung transformasi aset dunia nyata bernilai investasi seperti seni, jam tangan, mobil, anggur, dan koleksi menjadi instrumen keuangan yang likuid dan dapat diprogram secara on-chain.
LiveArt (ART) mencapai harga tertinggi sepanjang masa di $0,099 pada 09 September 2025. Token ini menyentuh harga terendah di $0,0003175 pada 26 Desember 2025. Pada pembaruan terkini, harga token berada di $0,0004668, menunjukkan fluktuasi jangka pendek dengan perubahan 1 jam +0,13%, penurunan 24 jam -2,19%, penurunan 7 hari -6,36%, dan penurunan 30 hari -11,3%. Rentang perdagangan 24 jam berada di antara $0,0004663 dan $0,0004793. Pergerakan harga ini mencerminkan dinamika sektor RWAfi (Real World Asset Finance) dan sentimen pasar terhadap platform tokenisasi aset.
Klik untuk melihat harga pasar ART saat ini

Ekosistem LiveArt mendukung berbagai aplikasi, di antaranya:
LiveArt telah membangun infrastruktur teknologi di 17 jaringan blockchain, memperkuat kapabilitas lintas chain dan memperluas jangkauan pasar. Dengan lebih dari 13 juta dompet terhubung dan pipeline aset lebih dari $200 juta, pondasi ini menopang ekspansi ekosistem LiveArt.
LiveArt menghadapi sejumlah tantangan berikut:
Isu-isu ini memicu diskusi komunitas dan mendorong inovasi LiveArt secara berkelanjutan.
Komunitas LiveArt menunjukkan peningkatan aktivitas, dengan 36.793 pemegang token berpartisipasi dalam ekosistem. Di platform X, LiveArt aktif melalui @LiveArtX, menyampaikan pembaruan seputar perkembangan protokol dan capaian tokenisasi aset. Implementasi di 17 chain dan koneksi lebih dari 13 juta dompet mencerminkan minat komunitas yang terus tumbuh.
Pembahasan di platform X tentang LiveArt memperlihatkan berbagai pandangan:
Tren terbaru menunjukkan minat terhadap integrasi teknologi AI dan pengelolaan aset dunia nyata melalui LiveArt.
Pengguna X membahas strategi LiveArt membuka likuiditas di pasar koleksi investasi senilai $10 triliun, serta menyoroti potensi demokratisasi akses ke aset budaya dan tantangan skalabilitas protokol RWA.
LiveArt memanfaatkan teknologi blockchain dan AI untuk mendefinisikan ulang tokenisasi aset dunia nyata, menawarkan instrumen keuangan yang dapat diprogram dari koleksi bernilai investasi. Dengan implementasi multi-chain, pipeline aset yang kuat, dan koneksi dompet yang terus bertambah, LiveArt menempatkan dirinya di sektor RWA yang berkembang pesat. Meski menghadapi volatilitas pasar dan tantangan adopsi awal, inovasi LiveArt dalam menggabungkan aset budaya dengan mekanisme DeFi memberikan nilai tambah unik di ranah keuangan terdesentralisasi. Baik Anda pemula di protokol RWA maupun partisipan berpengalaman, LiveArt adalah perkembangan on-chain asset management yang patut Anda perhatikan.
Crypto art adalah seni digital dengan kepemilikan yang terverifikasi melalui teknologi blockchain. Berbeda dengan seni digital tradisional, crypto art menawarkan keaslian, hak kepemilikan, dan kelangkaan yang dapat dibuktikan, sehingga mencegah penyalinan tanpa izin dan memungkinkan kepemilikan digital sebenarnya.
NFT berfungsi sebagai sertifikat digital atas keaslian dan kepemilikan crypto art. NFT memungkinkan seniman men-tokenisasi karya mereka, menetapkan provenance, dan menerima kompensasi langsung. NFT mendemokratisasi kepemilikan seni dengan memungkinkan perdagangan dan koleksi seni digital di blockchain, menciptakan sumber pendapatan baru serta kelangkaan yang dapat diverifikasi bagi para kreator di dunia digital.
Anda dapat membeli dan menjual crypto art di platform NFT khusus dan marketplace digital yang mendukung pembayaran dalam mata uang kripto. Platform tersebut memungkinkan Anda menelusuri, membeli, dan melelang karya seni digital secara langsung menggunakan aset kripto.
Manfaatnya mencakup kepemilikan aset digital unik dan potensi apresiasi nilai seiring pertumbuhan pasar. Risikonya meliputi volatilitas pasar, kerentanan keamanan, dan ketidakpastian nilai jangka panjang. Investasikan hanya dana yang benar-benar mampu Anda tanggung risikonya di kelas aset baru ini.
Blockchain mencatat data digital yang tidak dapat diubah untuk setiap crypto art, menyimpan kepemilikan dan riwayat transaksi secara permanen. Smart contract memverifikasi keaslian, sedangkan buku besar terdesentralisasi memastikan pelacakan asal-usul yang transparan. Ini mencegah pemalsuan dan menjamin hak kepemilikan sesungguhnya.











