FBTC, secara resmi bernama Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, adalah ETF Bitcoin spot yang dikelola dan diterbitkan oleh Fidelity Digital Assets . Dana ini mengikuti harga spot Bitcoin dalam dolar AS, memberikan eksposur langsung kepada investor terhadap Bitcoin tanpa perlu membeli, menyimpan, atau memperdagangkan aset tersebut secara langsung.
Pada Januari 2024, US Securities and Exchange Commission (SEC) mengesahkan peluncuran 11 ETF Bitcoin spot, termasuk iShares Bitcoin Trust, Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, dan Bitwise Bitcoin ETF. Yang membedakan Fidelity Bitcoin Spot ETF (FBTC) adalah asetnya dikelola langsung oleh Fidelity Digital Assets milik Fidelity, bukan oleh Coinbase Custody atau kustodian pihak ketiga lainnya.
Harga FBTC ditentukan dengan mengikuti indeks Fidelity Bitcoin Reference Rate (PR), yang dirancang untuk merefleksikan harga Bitcoin dalam dolar secara akurat dengan menggabungkan data perdagangan dari beberapa bursa utama. Per 26 Januari, kapitalisasi pasar FBTC sekitar $18,5 miliar, menempati posisi kedua di antara ETF Bitcoin spot global—tepat di bawah IBIT milik BlackRock, yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar $70 miliar. Imbal hasil FBTC sejak awal tahun adalah 2,22%.

Sumber: MarketBeat
Dalam menilai nilai FBTC, penting untuk melihat pada signifikansi ETF Bitcoin spot secara menyeluruh. Dampaknya paling kentara dalam dua aspek utama: peningkatan aksesibilitas dan adopsi, serta peningkatan signifikan penerimaan pasar terhadap Bitcoin sebagai instrumen investasi pasca persetujuan regulasi.
ETF Bitcoin sebagai produk keuangan yang diatur memungkinkan lebih banyak investor mengakses Bitcoin. Hal ini membuka peluang bagi penasihat keuangan tradisional untuk mengarahkan klien berinvestasi di Bitcoin, serta memberikan jalur masuk yang lebih mudah bagi investor ritel maupun institusi. Dibandingkan pembelian Bitcoin secara langsung, ETF mengurangi kebutuhan edukasi investor dan menekan biaya administrasi.
ETF yang disetujui SEC juga meredakan kekhawatiran terkait keamanan dan kepatuhan dengan menyediakan pengungkapan risiko secara menyeluruh. Kerangka regulasi yang kuat menarik lebih banyak modal, dan kejelasan regulasi sangat penting bagi pelaku pasar.
Namun, penting untuk digarisbawahi bahwa berinvestasi di FBTC atau ETF Bitcoin spot lainnya tidak sama dengan memegang Bitcoin secara langsung, karena beberapa alasan berikut:
Menurut data resmi dari penerbit ETF Bitcoin spot dan platform pihak ketiga seperti SoSOValue, per 26 Januari 2026, total aset kelolaan (AUM) ETF Bitcoin spot sekitar $115,8 miliar, dengan Fidelity berada di posisi kedua dengan lebih dari $17 miliar.

Sumber: SoSOValue
ETF Bitcoin spot kini tersedia luas dan tercatat di bursa utama seperti Chicago Board Options Exchange (CBOE), New York Stock Exchange (NYSE), dan Nasdaq, sehingga investor memiliki banyak pilihan.
Untuk menyeimbangkan biaya pengelolaan, penerbit menetapkan biaya antara 0–1,5%. Pada awal 2026, biaya pengelolaan FBTC telah berubah dari pembebasan awal (0%) ke tarif standar. Data pasar terbaru menunjukkan biayanya kini stabil di sekitar 0,25% (beberapa produk Fidelity, seperti FBTC Kanada, bahkan turun di bawah 0,32%). Secara keseluruhan, biaya 0,25% FBTC tetap sangat kompetitif.

Sumber: Cbonds
Menurut SoSOValue, pada 23 Januari, FBTC milik Fidelity mencatat arus keluar bersih sebesar $1,95 juta, menandai satu minggu penuh arus keluar berturut-turut. Tren ini terjadi di seluruh sektor ETF Bitcoin spot dan mencerminkan penurunan pasar Bitcoin baru-baru ini, di mana investor cenderung pesimis dan memilih untuk menjual.

Sumber: SoSOValue
Penurunan arus modal ini tidak hanya berdampak langsung pada pendapatan biaya penerbit ETF, tetapi juga menjadi indikator utama sentimen investor.
Dua tahun sejak ETF Bitcoin spot diluncurkan, pasar telah menyerap dampak positif awal dari produk-produk ini. Kini, kinerja ETF Bitcoin spot terutama dipengaruhi oleh kondisi pasar kripto secara umum—khususnya tren harga Bitcoin—dan perubahan biaya pengelolaan penerbit.
Selama dua tahun terakhir, dana cenderung berpindah ke produk berbiaya lebih rendah saat pasar bullish dan berkurang secara umum saat pasar bearish.
Sebagai indikator utama pasar kripto, kinerja dan tren ETF Bitcoin spot tetap sangat relevan bagi investor.





