
Surety bond adalah jaminan keuangan tiga pihak yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi (surety) untuk memastikan bahwa principal memenuhi kewajiban kontraktual atau hukum kepada obligee. Jika principal gagal memenuhi kewajiban, surety dapat memberikan kompensasi kepada obligee atau mengatur pelaksanaan kewajiban tersebut, sesuai dengan ketentuan bond dan hukum yang berlaku.
Surety bond bukan merupakan surat utang maupun produk investasi. Instrumen ini berfungsi sebagai alat pemindahan risiko dan kepatuhan untuk menjamin pelaksanaan, pembayaran, atau kepatuhan terhadap regulasi. Berbeda dengan asuransi konvensional, surety bond diterbitkan dengan ekspektasi tanpa kerugian, dengan principal tetap bertanggung jawab mengganti pembayaran kepada surety atas klaim yang telah dibayarkan.
Contoh yang umum meliputi performance bond konstruksi, payment bond, license and permit bond, serta court atau judicial bond. Dalam semua kasus, surety umumnya adalah perusahaan asuransi yang diatur dan berwenang menerbitkan surety bond sesuai hukum asuransi setempat.
| Peran | Pihak yang Terlibat | Tugas |
|---|---|---|
| Principal | Kontraktor atau pihak yang berkewajiban | Berjanji untuk melaksanakan atau mematuhi |
| Obligee | Pemilik proyek atau regulator | Menerima perlindungan |
| Surety | Perusahaan asuransi | Menjamin kewajiban |
Surety bond beroperasi melalui struktur hukum tiga pihak yang melibatkan principal, obligee, dan surety. Bond ini menjamin bahwa principal akan memenuhi kewajiban tertentu yang ditetapkan dalam kontrak, undang-undang, atau regulasi. Jika principal wanprestasi atau melanggar kewajiban, obligee dapat mengajukan klaim terhadap bond.
Setelah menerima klaim, surety akan menyelidiki apakah telah terjadi wanprestasi yang dijamin. Jika klaim dinyatakan sah, surety dapat mengambil tindakan sesuai jenis bond dan yurisdiksi:
Surety bond bersifat indemnitas. Setelah membayar klaim yang sah, surety berhak meminta penggantian dari principal. Hal ini membedakan surety bond dari asuransi konvensional, di mana kerugian umumnya ditanggung oleh perusahaan asuransi.
Surety bond umumnya dikategorikan berdasarkan fungsi dan tujuan regulasi:
Cakupan terbatas pada penal sum bond dan diatur secara ketat oleh naskah bond. Surety bond tidak menjamin profitabilitas atau keberhasilan finansial, hanya kepatuhan terhadap kewajiban yang ditentukan.
Penetapan harga surety bond berbasis proses underwriting, bukan pengelolaan risiko aktuaria. Karena surety mengharapkan penggantian dari principal, underwriting difokuskan pada kemampuan dan kemauan principal untuk melaksanakan dan mengindemnifikasi.
Faktor utama dalam underwriting meliputi:
Penetapan harga biasanya dinyatakan sebagai premi, umumnya persentase kecil dari nilai bond, dibayarkan per tahun atau untuk masa berlaku bond. Principal dengan risiko rendah membayar premi lebih rendah, sedangkan profil kredit lemah menghadapi biaya lebih tinggi atau penolakan cakupan.
Surety bond sering disalahartikan sebagai polis asuransi atau guaranteed bond, padahal fungsinya berbeda:
Surety bond tidak melindungi principal dari kerugian. Bond ini melindungi obligee, dengan tanggung jawab keuangan akhir tetap pada principal. Perbedaan struktur ini menghasilkan risiko, harga, dan konsekuensi hukum yang berbeda.
Surety bond sering dipersepsikan sebagai jaminan mutlak, namun terdapat keterbatasan penting. Kewajiban surety dibatasi oleh penal sum dan tunduk pada persyaratan klaim yang ketat.
Risiko dan batasan utama meliputi:
Surety bond mengurangi risiko pihak lawan, namun tidak menghilangkan risiko kontraktual atau eksekusi.
Surety bond umumnya diperoleh melalui broker asuransi atau langsung dari perusahaan asuransi yang berlisensi. Prosesnya intensif underwriting dan mirip dengan penilaian kredit.
Langkah 1. Identifikasi jenis bond dan penal sum yang diperlukan sesuai kontrak atau regulasi.
Langkah 2. Ajukan laporan keuangan, rincian proyek, dan informasi latar belakang.
Langkah 3. Tanda tangani perjanjian indemnitas untuk surety.
Langkah 4. Bayar premi dan terima bond yang diterbitkan.
Obligee harus memastikan bahwa surety berlisensi, memiliki kondisi keuangan yang sehat, dan berwenang di yurisdiksi terkait.
Pada tokenisasi aset dunia nyata dan use case Web3 yang berfokus pada kepatuhan, surety bond menunjukkan bagaimana jaminan hukum off-chain dapat memperkuat kepercayaan:
Jika struktur tokenisasi merujuk pada kewajiban yang dijamin surety, partisipan harus meninjau pengungkapan tentang keberlakuan bond, perizinan asuransi, dan mekanisme klaim, beserta persyaratan KYC dan penyelesaian.
Surety bond adalah instrumen yang diterbitkan asuransi untuk menjamin pelaksanaan atau kepatuhan, bukan sebagai instrumen investasi. Surety bond mengandalkan indemnitas, underwriting ketat, dan kewajiban yang terdefinisi jelas. Meskipun meningkatkan kepercayaan bagi obligee, bond ini tidak menghilangkan risiko pelaksanaan dan tunduk pada batasan hukum, keuangan, dan yurisdiksi.
Pemahaman tentang jenis bond, batasan cakupan, kekuatan surety, dan prosedur klaim sangat penting. Konten ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat hukum, asuransi, atau investasi.
Tidak. Surety bond melindungi obligee, bukan principal. Principal tetap bertanggung jawab mengganti surety atas klaim yang sah.
Principal membayar premi, meskipun bond melindungi obligee.
Surety akan menyelidiki klaim tersebut. Jika sah, surety dapat membayar ganti rugi atau mengatur pelaksanaan kewajiban, lalu meminta penggantian dari principal.
Tidak. Cakupan dibatasi oleh ketentuan bond, penal sum, dan enforceability. Pemulihan dapat tertunda atau tidak lengkap dalam situasi sengketa atau insolvensi.
Surety bond dapat mendukung kepatuhan dan kepercayaan off-chain, namun penegakannya tetap tunduk pada kerangka hukum dan asuransi tradisional, bukan mekanisme sepenuhnya on-chain.


