
ARPA merupakan token asli dari ARPA Network, yang dikembangkan untuk mendukung jaringan komputasi yang mengutamakan privasi. Komputasi privasi di sini berarti memungkinkan kolaborasi dan analisis bersama antar berbagai pihak tanpa mengungkapkan data asli mereka. Salah satu teknik kriptografi utama yang digunakan adalah Multi-Party Computation (MPC), yang memungkinkan para peserta berkontribusi data secara aman untuk perhitungan bersama. Proses ini menghasilkan output yang dapat diverifikasi, sekaligus memastikan input mentah tetap rahasia. Token ARPA digunakan terutama untuk membayar biaya komputasi, memberikan insentif dan penalti bagi node komputasi (staking dilakukan dengan mengunci token demi hak partisipasi dan reward sekaligus menegakkan akuntabilitas node), serta berpartisipasi dalam proposal tata kelola komunitas dan pemungutan suara.
Per 26 Januari 2026 (data sesuai permintaan), harga ARPA sekitar $0,012850. Pasokan beredar sekitar 982.174.603 token; total pasokan sekitar 1.999.999.999,987738 token; pasokan maksimum ditetapkan pada 2.000.000.000 token. Kapitalisasi pasar beredar sekitar $25.699.999,999842, dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh juga sebesar $25.699.999,999842. Dominasi kapitalisasi pasar sekitar 0,000830%. Volume perdagangan 24 jam sebesar $770.031,601421. Perubahan harga: +0,47% dalam 1 jam, -10,81% dalam 24 jam, +6,27% dalam 7 hari, +2,88% dalam 30 hari.

Klik untuk melihat harga ARPA USDT
Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan harga terkini dengan jumlah token beredar. Kapitalisasi pasar terdilusi penuh memperkirakan valuasi berdasarkan pasokan maksimum atau total, memberikan perspektif penilaian jangka panjang.
ARPA Network bertujuan menyediakan protokol komputasi privasi untuk blockchain publik utama, memungkinkan perusahaan dan institusi berkolaborasi menghasilkan hasil terverifikasi tanpa mengungkapkan data dasar. Berdasarkan informasi yang tersedia, token ARPA diluncurkan pada 13 Maret 2021. Proyek ini memosisikan diri sebagai jembatan antara perusahaan dan Web3, dengan fokus pada kompatibilitas dan kemudahan penggunaan di ekosistem blockchain yang ada untuk mengintegrasikan komputasi privasi ke berbagai aplikasi.
ARPA mengadopsi teknologi kriptografi seperti Multi-Party Computation (MPC) yang memungkinkan peserta berkontribusi data secara aman untuk komputasi. Tidak perlu membagikan data mentah—node komputasi menjalankan fungsi atau logika yang telah disepakati saat menerima tugas, menghasilkan output beserta bukti untuk verifikasi. Pendekatan ini menghadirkan nilai analitik kolaboratif sekaligus meminimalkan risiko kebocoran data.
Arsitektur jaringan umumnya terdiri atas modul publikasi dan pencocokan tugas, eksekusi dan verifikasi hasil oleh node komputasi, serta mekanisme insentif dan penalti ekonomi. Token digunakan sebagai pembayaran komputasi; node harus melakukan staking ARPA untuk berpartisipasi dan memperoleh reward. Perilaku jahat atau pelanggaran protokol akan dikenakan penalti demi menjaga keamanan jaringan. Untuk integrasi dengan blockchain publik utama, ARPA menyediakan interface atau middleware agar developer dapat memanggil komputasi privasi dari blockchain yang sudah dikenal. Catatan penting dan settlement dicatat on-chain untuk auditabilitas yang lebih baik.
Pengguna dapat menyimpan ARPA di dompet non-kustodian—dompet di mana pengguna mengendalikan kunci privat—seperti dompet ekstensi browser atau dompet mobile. Untuk keamanan lebih tinggi, dompet hardware dapat digunakan untuk menjaga kunci privat tetap offline. Saat melakukan deposit atau penarikan token, selalu pastikan alamat kontrak resmi dan tipe jaringan sudah benar, serta pastikan biaya gas mencukupi di dompet Anda (biaya gas diperlukan untuk transaksi on-chain).
Bagi developer, ekosistem biasanya menyediakan SDK atau API untuk integrasi pengiriman tugas, verifikasi hasil, settlement, dan audit ke aplikasi on-chain. Penyedia data dapat menggunakan alat ekstensi seperti manajemen izin dan dasbor audit untuk mencatat siapa yang mengakses komputasi tertentu dan kapan waktu aksesnya.
Risiko Teknis: Implementasi kriptografi yang benar dan eksekusi node sangat krusial; kekurangan atau node jahat bisa mengganggu keandalan hasil dan keamanan ekonomi.
Risiko Pasar: Harga dan likuiditas token sangat fluktuatif, dengan kemungkinan perubahan besar dalam waktu singkat.

Klik untuk melihat Grafik Harga Terbaru ARPA
Risiko Operasional: Jika kemitraan, ekspansi ekosistem, atau aktivitas developer kurang dari ekspektasi, potensi nilai jangka panjang bisa terhambat.
Risiko Kepatuhan: Komputasi privasi kerap melibatkan perlindungan data dan kepatuhan lintas negara—setiap yurisdiksi memiliki regulasi berbeda terkait penggunaan data. Pengembangan bisnis wajib mematuhi regulasi lokal.
Risiko Keamanan: Waspadai situs phishing dan alamat kontrak palsu—verifikasi informasi melalui kanal resmi dan aktifkan autentikasi dua faktor serta whitelist penarikan. Sebelum berinvestasi atau berpartisipasi, mulai dengan jumlah kecil, diversifikasi alokasi, dan backup kredensial secara aman.
Langkah 1: Daftar dan login ke akun Gate Anda. Kunjungi gate.com untuk mendaftar dengan kata sandi yang kuat dan akses pusat keamanan setelah login.
Langkah 2: Lengkapi KYC (verifikasi identitas) dan pengaturan keamanan. KYC meningkatkan hak akun dan batas penarikan. Aktifkan autentikasi dua faktor serta whitelist penarikan untuk keamanan maksimal.
Langkah 3: Deposit dana. Anda dapat deposit stablecoin seperti USDT atau menggunakan fiat onramp. Setelah dana masuk, transfer aset dari akun pendanaan ke akun spot agar saldo tersedia.
Langkah 4: Tempatkan order spot market. Cari “ARPA/USDT” lalu pilih limit order (tentukan harga beli sendiri) atau market order (eksekusi pada harga pasar saat ini). Setelah order, cek status di "Orders/Positions."
Langkah 5: Tarik dan simpan token Anda secara aman. Untuk penyimpanan jangka panjang, transfer ARPA ke dompet non-kustodian—backup seed phrase dan kunci privat secara offline; jangan simpan online atau dalam teks biasa. Selalu verifikasi jaringan dan alamat saat penarikan; lakukan uji coba dengan jumlah kecil sebelum transfer besar. Untuk trading jangka pendek, token dapat tetap di exchange namun selalu aktifkan setting keamanan dan pantau peringatan risiko secara berkala.
Pengingat Risiko: Untuk setiap aktivitas, pertimbangkan pemecahan order, penetapan alert harga, dan rencana cadangan. Pada kondisi volatilitas ekstrem, prioritaskan kontrol posisi dan manajemen risiko.
Pendekatan Teknis: ARPA berfokus pada komputasi privasi berbasis MPC sebagai protokol untuk blockchain utama—sebagai jaringan privasi plug-and-play; Oasis Network adalah Layer 1 blockchain independen yang menekankan confidential computing dan smart contract berorientasi privasi dengan eksekusi aplikasi native.
Utilitas Token: ARPA digunakan untuk settlement komputasi, staking node, dan insentif tata kelola; ROSE digunakan untuk biaya gas jaringan, staking, dan tata kelola.
Posisi Ekosistem: ARPA bertujuan menyediakan layanan komputasi privasi lintas chain dan aplikasi dengan kompatibilitas tinggi; Oasis fokus pada pengembangan dApps native dan tokenisasi data dalam ekosistem blockchain sendiri.
Keduanya memenuhi kebutuhan privasi dan kepatuhan namun berbeda dalam jalur implementasi dan pengalaman developer—kecocokan tergantung skenario aplikasi.
ARPA adalah jaringan komputasi privasi berbasis Multi-Party Computation (MPC), dengan token digunakan untuk pembayaran komputasi, staking node, dan tata kelola. ARPA memungkinkan kolaborasi komputasi antar entitas dengan output terverifikasi sekaligus menjaga kerahasiaan data. Per 26 Januari 2026, ARPA berada di kategori mid-cap dengan volatilitas jangka pendek signifikan—peserta disarankan memantau dinamika harga dan likuiditas secara intensif.
Area aplikasi utama meliputi manajemen risiko keuangan, skoring kredit, atribusi pemasaran, dan riset kesehatan; developer dapat mengintegrasikan komputasi privasi ke aplikasi on-chain melalui API atau middleware. Disarankan untuk memantau kemitraan proyek, stabilitas roadmap teknis, perkembangan regulasi—dan menerapkan best practice seperti partisipasi bertahap, verifikasi alamat kontrak, pengaturan keamanan akun yang kuat, serta backup mandiri demi menyeimbangkan potensi hasil dengan manajemen risiko.
ARPA adalah token asli jaringan Arpa Chain. Token ini digunakan terutama untuk membayar biaya transaksi jaringan, berpartisipasi dalam voting tata kelola, dan staking untuk mining reward. Pemegang token dapat staking ARPA untuk mendapatkan insentif jaringan dan voting pada upgrade protokol atau perubahan parameter.
ARPA terdaftar di berbagai bursa utama termasuk Gate. Di Gate Anda dapat memperdagangkan ARPA langsung dengan mata uang fiat atau kripto lain di pasar spot maupun margin. Untuk pengalaman trading optimal, pilih exchange dengan standar keamanan tinggi dan likuiditas baik.
Kecocokan ARPA untuk investasi jangka panjang bergantung pada prospek proyek, risiko pasar, dan tujuan investasi Anda. Arpa Chain berfokus pada komputasi privasi dan keamanan data—sektor dengan potensi besar—namun volatilitas kripto sangat tinggi. Pelajari whitepaper dan perkembangan teknologi proyek secara detail sebelum berinvestasi; susun strategi manajemen risiko yang matang.
Risiko utama meliputi volatilitas pasar yang dapat menyebabkan penurunan harga, perkembangan proyek yang tidak sesuai harapan, atau ketidakpastian regulasi kripto. Diversifikasi investasi Anda; jangan alokasikan lebih dari kemampuan Anda untuk rugi; ikuti berita proyek dan tren pasar secara reguler.
Anda dapat menyimpan ARPA di dompet hardware (misal Ledger), dompet non-kustodian (seperti MetaMask), atau dompet exchange. Dompet hardware menawarkan keamanan tertinggi namun kurang praktis; dompet non-kustodian membutuhkan pengelolaan kunci privat yang cermat; dompet exchange mudah digunakan namun bergantung pada keamanan platform. Untuk jumlah besar gunakan dompet hardware; untuk jumlah kecil atau trading harian gunakan dompet non-kustodian.
Situs Resmi / Whitepaper:
Resource Pengembang / Dokumentasi:
Media Otoritatif / Riset:


