Волатильность cryptocurrency adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia menciptakan peluang untuk mendapatkan keuntungan, di sisi lain — menimbulkan risiko serius. Salah satu ancaman utama saat berdagang di bursa online adalah likuidasi posisi. Fenomena ini dapat menyebabkan trader mengalami kerugian besar dalam hitungan menit. Terutama berbahaya adalah likuidasi saat menggunakan leverage, ketika pasar bergerak ke arah yang tidak terduga.
Mekanisme Terjadinya Likuidasi
Proses likuidasi dimulai ketika nilai aset bergerak melawan posisi trader, dan jumlah margin menjadi tidak cukup untuk mempertahankan posisi tersebut. Pada saat ini, sistem bursa mengirim sinyal peringatan — margin call, yang meminta penambahan dana ke akun.
Jika trader tidak merespons margin call atau tidak memiliki dana, posisi akan ditutup secara otomatis. Penutupan paksa ini adalah likuidasi. Besarnya kerugian tergantung seberapa jauh harga bergerak dari titik masuk dan berapa persen dari margin awal yang dialokasikan untuk transaksi tersebut.
Fitur unik dari likuidasi di bursa online adalah bahwa proses ini terjadi secara instan — dalam hitungan milidetik. Trader mungkin bahkan tidak sempat menyadari apa yang terjadi. Selain itu, bursa mengenakan biaya untuk penutupan posisi otomatis, yang meningkatkan kerugian total.
Leverage: Mengapa Trader Menggunakannya
Penggunaan leverage menarik bagi banyak orang. Ini memungkinkan meningkatkan ukuran posisi dengan meminjam dana. Misalnya, dengan leverage 10x, trader dapat mengendalikan posisi sepuluh kali lebih besar dari deposit nyata mereka.
Daya tariknya jelas: pergerakan kecil di pasar dapat menghasilkan keuntungan besar. Namun, ada sisi lain. Logika yang sama berlaku untuk kerugian. Jika pasar turun 5% dengan leverage 20x, kerugian akan mencapai 100%, dan likuidasi penuh akan terjadi.
Oleh karena itu, manajemen risiko sangat penting. Trader harus memahami bahwa leverage adalah alat dengan dua ujung pedang. Ia memberi peluang untuk mendapatkan keuntungan cepat, tetapi juga memungkinkan kehilangan semuanya dengan cepat.
Harga Likuidasi dan Margin Call
Setiap posisi dengan leverage memiliki harga likuidasi yang telah ditetapkan. Ini adalah level kritis, di mana proses penutupan posisi dimulai. Perhitungan level ini bergantung pada beberapa faktor:
Besarnya leverage
Harga saat ini dari cryptocurrency
Sisa dana di akun
Margin pemeliharaan (biasanya 5-10%)
Sebelum mencapai harga likuidasi, sistem di bursa online akan memberi tahu trader tentang margin call. Ini adalah tahap sementara, memberikan peluang terakhir untuk menghindari kerugian. Jika trader menambahkan dana tambahan, posisi akan diselamatkan. Jika tidak, otomatis akan ditutup.
Dua Jenis Likuidasi di Bursa
Dalam praktiknya, terdapat dua bentuk likuidasi. Perbedaannya terletak pada skala penutupan posisi.
Likuidasi Parsial
Hanya sebagian posisi terbuka yang ditutup. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko dan mengurangi margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi. Likuidasi parsial sering kali merupakan tindakan sukarela dari trader — dia menutup sebagian posisi untuk menghindari keruntuhan total.
Likuidasi Penuh
Ini adalah skenario paling serius. Semua aset dalam posisi ditutup, dan seluruh margin digunakan untuk menutupi kerugian. Likuidasi penuh hampir selalu bersifat paksa — bursa menutup posisi tanpa persetujuan trader.
Dalam situasi ekstrem, saldo bisa menjadi negatif. Di sinilah dana asuransi bursa berperan, yang mengkompensasi kerugian trader. Namun, dana asuransi memiliki batas, dan dalam kasus terberat, posisi bisa mengalami kebangkrutan total.
Cara Menghindari Likuidasi Posisi
Untungnya, ada metode terbukti yang secara signifikan mengurangi risiko likuidasi.
Metode Pertama: Tetapkan Batas Risiko
Tentukan sebelumnya berapa persen dari saldo trading Anda yang bersedia Anda risikokan dalam satu transaksi. Profesional menyarankan untuk tidak mengambil risiko lebih dari 1-3% dari saldo per transaksi. Pendekatan ini berarti bahwa untuk kehilangan seluruh dana, Anda harus kalah berturut-turut dalam 30-100 transaksi, yang sangat kecil kemungkinannya bahkan di pasar cryptocurrency yang sangat volatil.
Strategi ini memungkinkan Anda tetap bertahan dalam permainan dan memberi waktu untuk belajar serta menyesuaikan pendekatan.
Metode Kedua: Gunakan Stop-Loss
Stop-loss adalah order otomatis yang menutup posisi saat harga mencapai batas kerugian tertentu. Menempatkan stop-loss 2-3% di bawah harga masuk memastikan kerugian terbatas bahkan saat pasar bergerak secara mendadak.
Stop-loss memerlukan waktu tambahan untuk pengaturan, tetapi waktu tersebut sangat berharga. Pasar cryptocurrency bisa berbalik dalam hitungan menit, dan tanpa stop-loss, trader berisiko kehilangan posisi sebelum menyadari perubahan tersebut.
Likuidasi di Bursa Online: Ancaman yang Harus Dihormati
Likuidasi tetap menjadi salah satu bahaya utama dalam perdagangan dengan leverage. Di bursa online modern, proses ini sepenuhnya otomatis dan dapat terjadi tanpa peringatan dalam hitungan milidetik.
Namun, risiko ini dapat dikendalikan. Penerapan aturan manajemen risiko, penempatan order stop-loss, dan pendekatan disiplin dalam menentukan ukuran posisi secara signifikan mengurangi kemungkinan likuidasi. Ingatlah bahwa trading cryptocurrency adalah marathon, bukan sprint. Melindungi modal seringkali lebih penting daripada memaksimalkan keuntungan dari setiap transaksi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang terjadi saat posisi dilikuidasi?
Sistem bursa secara otomatis menutup posisi Anda. Anda kehilangan sebagian atau seluruh margin, tergantung seberapa jauh harga bergerak dari level likuidasi.
Bisakah menghindari likuidasi setelah margin call?
Ya. Jika Anda menambahkan dana ke akun, margin call akan dibatalkan, dan posisi tetap terbuka.
Mengapa bursa mengenakan biaya untuk likuidasi?
Biaya ini mendorong trader untuk menutup posisi secara mandiri sebelum mereka dilikuidasi otomatis. Ini mengurangi beban pada sistem dan melindungi kepentingan peserta lain.
Apakah likuidasi penuh Bitcoin sering terjadi?
Bitcoin adalah salah satu aset paling volatil di antara cryptocurrency. Selama periode pergerakan pasar yang tajam, jumlah likuidasi posisi meningkat secara signifikan.
Apa itu harga likuidasi?
Ini adalah harga di mana bursa mulai proses penutupan otomatis posisi Anda. Harga ini dihitung berdasarkan leverage, margin, dan harga pasar saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Likuidasi posisi di bursa online: panduan utama untuk trader kripto
Волатильность cryptocurrency adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia menciptakan peluang untuk mendapatkan keuntungan, di sisi lain — menimbulkan risiko serius. Salah satu ancaman utama saat berdagang di bursa online adalah likuidasi posisi. Fenomena ini dapat menyebabkan trader mengalami kerugian besar dalam hitungan menit. Terutama berbahaya adalah likuidasi saat menggunakan leverage, ketika pasar bergerak ke arah yang tidak terduga.
Mekanisme Terjadinya Likuidasi
Proses likuidasi dimulai ketika nilai aset bergerak melawan posisi trader, dan jumlah margin menjadi tidak cukup untuk mempertahankan posisi tersebut. Pada saat ini, sistem bursa mengirim sinyal peringatan — margin call, yang meminta penambahan dana ke akun.
Jika trader tidak merespons margin call atau tidak memiliki dana, posisi akan ditutup secara otomatis. Penutupan paksa ini adalah likuidasi. Besarnya kerugian tergantung seberapa jauh harga bergerak dari titik masuk dan berapa persen dari margin awal yang dialokasikan untuk transaksi tersebut.
Fitur unik dari likuidasi di bursa online adalah bahwa proses ini terjadi secara instan — dalam hitungan milidetik. Trader mungkin bahkan tidak sempat menyadari apa yang terjadi. Selain itu, bursa mengenakan biaya untuk penutupan posisi otomatis, yang meningkatkan kerugian total.
Leverage: Mengapa Trader Menggunakannya
Penggunaan leverage menarik bagi banyak orang. Ini memungkinkan meningkatkan ukuran posisi dengan meminjam dana. Misalnya, dengan leverage 10x, trader dapat mengendalikan posisi sepuluh kali lebih besar dari deposit nyata mereka.
Daya tariknya jelas: pergerakan kecil di pasar dapat menghasilkan keuntungan besar. Namun, ada sisi lain. Logika yang sama berlaku untuk kerugian. Jika pasar turun 5% dengan leverage 20x, kerugian akan mencapai 100%, dan likuidasi penuh akan terjadi.
Oleh karena itu, manajemen risiko sangat penting. Trader harus memahami bahwa leverage adalah alat dengan dua ujung pedang. Ia memberi peluang untuk mendapatkan keuntungan cepat, tetapi juga memungkinkan kehilangan semuanya dengan cepat.
Harga Likuidasi dan Margin Call
Setiap posisi dengan leverage memiliki harga likuidasi yang telah ditetapkan. Ini adalah level kritis, di mana proses penutupan posisi dimulai. Perhitungan level ini bergantung pada beberapa faktor:
Sebelum mencapai harga likuidasi, sistem di bursa online akan memberi tahu trader tentang margin call. Ini adalah tahap sementara, memberikan peluang terakhir untuk menghindari kerugian. Jika trader menambahkan dana tambahan, posisi akan diselamatkan. Jika tidak, otomatis akan ditutup.
Dua Jenis Likuidasi di Bursa
Dalam praktiknya, terdapat dua bentuk likuidasi. Perbedaannya terletak pada skala penutupan posisi.
Likuidasi Parsial
Hanya sebagian posisi terbuka yang ditutup. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko dan mengurangi margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi. Likuidasi parsial sering kali merupakan tindakan sukarela dari trader — dia menutup sebagian posisi untuk menghindari keruntuhan total.
Likuidasi Penuh
Ini adalah skenario paling serius. Semua aset dalam posisi ditutup, dan seluruh margin digunakan untuk menutupi kerugian. Likuidasi penuh hampir selalu bersifat paksa — bursa menutup posisi tanpa persetujuan trader.
Dalam situasi ekstrem, saldo bisa menjadi negatif. Di sinilah dana asuransi bursa berperan, yang mengkompensasi kerugian trader. Namun, dana asuransi memiliki batas, dan dalam kasus terberat, posisi bisa mengalami kebangkrutan total.
Cara Menghindari Likuidasi Posisi
Untungnya, ada metode terbukti yang secara signifikan mengurangi risiko likuidasi.
Metode Pertama: Tetapkan Batas Risiko
Tentukan sebelumnya berapa persen dari saldo trading Anda yang bersedia Anda risikokan dalam satu transaksi. Profesional menyarankan untuk tidak mengambil risiko lebih dari 1-3% dari saldo per transaksi. Pendekatan ini berarti bahwa untuk kehilangan seluruh dana, Anda harus kalah berturut-turut dalam 30-100 transaksi, yang sangat kecil kemungkinannya bahkan di pasar cryptocurrency yang sangat volatil.
Strategi ini memungkinkan Anda tetap bertahan dalam permainan dan memberi waktu untuk belajar serta menyesuaikan pendekatan.
Metode Kedua: Gunakan Stop-Loss
Stop-loss adalah order otomatis yang menutup posisi saat harga mencapai batas kerugian tertentu. Menempatkan stop-loss 2-3% di bawah harga masuk memastikan kerugian terbatas bahkan saat pasar bergerak secara mendadak.
Stop-loss memerlukan waktu tambahan untuk pengaturan, tetapi waktu tersebut sangat berharga. Pasar cryptocurrency bisa berbalik dalam hitungan menit, dan tanpa stop-loss, trader berisiko kehilangan posisi sebelum menyadari perubahan tersebut.
Likuidasi di Bursa Online: Ancaman yang Harus Dihormati
Likuidasi tetap menjadi salah satu bahaya utama dalam perdagangan dengan leverage. Di bursa online modern, proses ini sepenuhnya otomatis dan dapat terjadi tanpa peringatan dalam hitungan milidetik.
Namun, risiko ini dapat dikendalikan. Penerapan aturan manajemen risiko, penempatan order stop-loss, dan pendekatan disiplin dalam menentukan ukuran posisi secara signifikan mengurangi kemungkinan likuidasi. Ingatlah bahwa trading cryptocurrency adalah marathon, bukan sprint. Melindungi modal seringkali lebih penting daripada memaksimalkan keuntungan dari setiap transaksi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang terjadi saat posisi dilikuidasi?
Sistem bursa secara otomatis menutup posisi Anda. Anda kehilangan sebagian atau seluruh margin, tergantung seberapa jauh harga bergerak dari level likuidasi.
Bisakah menghindari likuidasi setelah margin call?
Ya. Jika Anda menambahkan dana ke akun, margin call akan dibatalkan, dan posisi tetap terbuka.
Mengapa bursa mengenakan biaya untuk likuidasi?
Biaya ini mendorong trader untuk menutup posisi secara mandiri sebelum mereka dilikuidasi otomatis. Ini mengurangi beban pada sistem dan melindungi kepentingan peserta lain.
Apakah likuidasi penuh Bitcoin sering terjadi?
Bitcoin adalah salah satu aset paling volatil di antara cryptocurrency. Selama periode pergerakan pasar yang tajam, jumlah likuidasi posisi meningkat secara signifikan.
Apa itu harga likuidasi?
Ini adalah harga di mana bursa mulai proses penutupan otomatis posisi Anda. Harga ini dihitung berdasarkan leverage, margin, dan harga pasar saat ini.