Donato de Santis memberi pelajaran kedewasaan kepada Rusherking di MasterChef Celebrity

Dalam sebuah gala MasterChef Celebrity yang menandai titik balik dalam dinamika acara, muncul salah satu momen paling tegang musim ini. Saat para juri mencicipi hasil akhir masakan, Donato de Santis merasa perlu untuk turun tangan tidak hanya sebagai penilai teknik memasak, tetapi sebagai guru untuk sesuatu yang lebih mendasar: sikap.

Tantangan yang Mengubah Segalanya: Kotak Misterius dan Batas Waktu

Malam dimulai dengan sebuah kejutan tak terduga. Para peserta menemukan kotak khusus di stasiun mereka, tetapi ini bukan sembarang kotak: seluruhnya terbuat dari adonan, menyembunyikan di dalamnya buah-buahan, cokelat, dan bahan lain untuk hidangan penutup. Damián Betular mengumumkan bahwa tidak akan ada resep tetap, yang langsung menimbulkan kekhawatiran di antara para kompetitor. Tantangan, yang diungkapkan oleh Donato de Santis, adalah menyiapkan sebuah hidangan manis yang mengandung biskuit yang baru saja mereka pecahkan, dengan batas waktu 50 menit.

Namun, ada lagi. Germán Martitegui menjelaskan bahwa ada sebuah mini ujian tambahan: enam tugas kecil dengan aktivitas tertentu, dibagi antara satu trio dan dua pasangan. Waktu yang tersedia untuk menyelesaikan semuanya hanya delapan menit, dan siapa pun yang menyelesaikan bisa mendapatkan tambahan sepuluh menit untuk persiapan mereka. Tantangan terakhir diungkapkan di saat-saat terakhir: setiap peserta harus menggunakan hanya satu tangan selama seluruh proses.

Karya yang Membagi Pendapat Juri

Marixa Balli membuka sesi pencicipan dengan sebuah shortbread palsu yang disajikan dengan keju krim, parutan jeruk, dan buah caramelized. Donato de Santis mengakui eksekusi yang hati-hati dan presentasi yang sesuai, meskipun menyarankan bahwa krimnya bisa memiliki kontras yang lebih. Lechis Leunis menyajikan tartlet dengan krim vanila dan buah beri merah yang memicu debat di antara para penilai tentang apakah memang layak disebut crema catalana, meskipun Martitegui mengakui bahwa dia salah prediksi tentang hasil akhirnya.

Ian Lucas memilih sebuah trifle dengan biskuit dan cokelat putih, sebuah usulan yang ambisius tetapi sulit dicicipi menurut komentar dari Germán Martitegui. Cachete Sierra menyajikan tartlet dengan curd lemon dan ceri yang mendapatkan pujian untuk rasanya, meskipun Donato de Santis menunjukkan bahwa tingkat kematangan terlalu dekat dengan tepi yang hangus.

Evangelina Anderson berani mencoba sebuah tart invert dengan pir yang, meskipun secara konsep menarik, mengalami masalah dalam proporsi. La Reini mengejutkan secara positif dengan cheesecake buah beri merahnya, sebuah kreasi yang Martitegui gambarkan sebagai tidak perlu dengan bantuan eksternal, menunjukkan penguasaan teknisnya.

Momen yang Tidak Akan Dilupakan Donato de Santis

Untuk penutupan, Rusherking menyajikan tart apel dengan mentega kacang dan keju krim. Tetapi sebelum juri mencicipi karyanya, rapper tersebut langsung mempertanyakan posisi urutan tampilnya: “Kenapa selalu saya yang di akhir? Apakah mereka punya sesuatu dengan saya?”. Saat mereka mencicipi, dia kembali melontarkan: “Saya merasa mereka akan memberikannya kepada saya, tapi saya rasa hidangannya bagus. Mereka punya energi buruk, ketiga orang ini.”

Saat itulah Donato de Santis merespons dengan sebuah pengamatan yang bergema di seluruh dapur. Dengan tenang namun sangat jelas, dia berkata: “Meskipun dengan niat baik, agresivitas selalu menunjukkan ketidakamanan.” Kalimat itu, sederhana tapi tajam, menangkap esensi momen dan menetapkan batas yang jelas tentang bagaimana seharusnya perilaku setiap peserta, terlepas dari pengalaman mereka di bidang lain.

Betular melengkapi penilaian teknis, mengamati bahwa meskipun idenya brilian, eksekusinya kurang memuaskan. Dia mengkritik kelebihan mentega yang membuat rasa tertutup dan kurangnya diferensiasi tekstur. Martitegui lebih keras lagi, berargumen bahwa kombinasi adonan, mentega kacang, dan apel terasa monoton secara sensorik.

Pemenang dan Pecundang Malam yang Tak Terlupakan

Setelah deliberasi, para juri memanggil terlebih dahulu La Reini, Marixa Balli, dan Cachete Sierra untuk memastikan bahwa hidangan mereka adalah yang terbaik malam itu, menjamin tempat mereka di babak berikutnya. Ian Lucas dan Rusherking menerima apron abu-abu yang menakutkan, berisiko tersingkir.

Lechis Leunis naik ke balkon bersama rekan-rekannya yang menang, sementara Evangelina Anderson masuk ke malam terakhir kesempatan. Intervensi Donato de Santis bukan sekadar kritik kuliner, tetapi pengingat tentang nilai-nilai yang mengatur kompetisi: lebih dari teknik dan orisinalitas, kerendahan hati dan rasa hormat sama pentingnya seperti bahan apa pun di dapur profesional.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)