Saham Spotify melonjak pada hari Selasa setelah laba kuartal keempat dan metrik pengguna streamer tersebut jauh melebihi perkiraan.
Streamer diperkirakan akan mendapatkan manfaat dari kenaikan harga, setelah mengumumkan kenaikan biaya langganan premium mulai bulan ini.
Laba kuartalan Spotify melampaui ekspektasi, dan para investor menyambut baik hasil tersebut.
Saham Spotify Technology (SPOT) naik lebih dari 18% dalam perdagangan terakhir setelah penyedia layanan streaming musik, podcast, dan buku audio melaporkan hasil kuartal keempat yang melampaui proyeksi. Pendapatan sebesar 4,53 miliar euro ($5,39 miliar) sedikit melebihi perkiraan, sementara laba per saham streamer sebesar 4,43 euro jauh di atas konsensus analis yang dikompilasi oleh Visible Alpha.
Spotify juga mengatakan telah mencapai 751 juta pengguna aktif bulanan (MAUs) dan 290 juta pelanggan premium, masing-masing metrik melebihi perkiraan. Spotify menambahkan 38 juta pengguna aktif bulanan bersih dalam kuartal tersebut, yang menurut Co-CEO Alex Norström adalah kenaikan kuartalan terbesar dalam sejarah perusahaan.
Mengapa Ini Penting bagi Investor
Kenaikan pada hari Selasa bisa menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap saham Spotify, yang telah mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir karena kekhawatiran tentang valuasinya dan potensi gangguan dari AI.
Spotify mengatakan akan mendapatkan pendapatan sebesar 4,5 miliar euro di kuartal pertama, bersama dengan 759 juta MAUs dan 293 juta pelanggan premium. Analis memperkirakan pendapatan kuartal pertama sebesar 4,57 miliar euro, dengan 752,6 juta MAUs dan 293 juta pelanggan premium.
Perusahaan secara luas diperkirakan akan mendapatkan manfaat dari kenaikan harga langganan, setelah Spotify mengumumkan rencana bulan lalu untuk menaikkan biaya paket premium mulai bulan ini.
Terkait Edukasi
Bagaimana Spotify Menghasilkan Pendapatan: Model Premium dan Berbasis Iklan
Spotify adalah streamer terbaru yang menaikkan harga. Mengapa Anda Harus Waspada terhadap ‘Kenaikan Langganan’
Meskipun kenaikan hari Selasa, saham Spotify turun sekitar 15% untuk tahun ini sejauh ini, dan hampir 40% dari puncaknya bulan Juni lalu.
Apakah Anda memiliki tips berita untuk reporter Investopedia? Silakan kirim email kepada kami di
[email protected]
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Spotify Baru Saja Melaporkan Kuartal Terbaik dalam Pertumbuhan Pengguna. Saham Melonjak
Poin Utama
Laba kuartalan Spotify melampaui ekspektasi, dan para investor menyambut baik hasil tersebut.
Saham Spotify Technology (SPOT) naik lebih dari 18% dalam perdagangan terakhir setelah penyedia layanan streaming musik, podcast, dan buku audio melaporkan hasil kuartal keempat yang melampaui proyeksi. Pendapatan sebesar 4,53 miliar euro ($5,39 miliar) sedikit melebihi perkiraan, sementara laba per saham streamer sebesar 4,43 euro jauh di atas konsensus analis yang dikompilasi oleh Visible Alpha.
Spotify juga mengatakan telah mencapai 751 juta pengguna aktif bulanan (MAUs) dan 290 juta pelanggan premium, masing-masing metrik melebihi perkiraan. Spotify menambahkan 38 juta pengguna aktif bulanan bersih dalam kuartal tersebut, yang menurut Co-CEO Alex Norström adalah kenaikan kuartalan terbesar dalam sejarah perusahaan.
Mengapa Ini Penting bagi Investor
Kenaikan pada hari Selasa bisa menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap saham Spotify, yang telah mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir karena kekhawatiran tentang valuasinya dan potensi gangguan dari AI.
Spotify mengatakan akan mendapatkan pendapatan sebesar 4,5 miliar euro di kuartal pertama, bersama dengan 759 juta MAUs dan 293 juta pelanggan premium. Analis memperkirakan pendapatan kuartal pertama sebesar 4,57 miliar euro, dengan 752,6 juta MAUs dan 293 juta pelanggan premium.
Perusahaan secara luas diperkirakan akan mendapatkan manfaat dari kenaikan harga langganan, setelah Spotify mengumumkan rencana bulan lalu untuk menaikkan biaya paket premium mulai bulan ini.
Terkait Edukasi
Bagaimana Spotify Menghasilkan Pendapatan: Model Premium dan Berbasis Iklan
Spotify adalah streamer terbaru yang menaikkan harga. Mengapa Anda Harus Waspada terhadap ‘Kenaikan Langganan’
Meskipun kenaikan hari Selasa, saham Spotify turun sekitar 15% untuk tahun ini sejauh ini, dan hampir 40% dari puncaknya bulan Juni lalu.
Apakah Anda memiliki tips berita untuk reporter Investopedia? Silakan kirim email kepada kami di
[email protected]