Wilayah Amerika Serikat secara konstan mengalami fenomena alam yang memerlukan pemantauan terus-menerus, terutama di daerah yang rawan aktivitas seismik. Melalui Layanan Geologi Amerika Serikat (USGS), semua gempa bumi yang terjadi di negara ini didokumentasikan dan dicatat. Selama periode evaluasi pada bulan Januari, tercatat beberapa kejadian seismik dengan intensitas dan lokasi yang berbeda, berkat sistem pemantauan real-time dari lembaga ini.
Catatan gempa bumi: daerah terdampak, magnitudo, dan waktu tepat
Dalam 24 jam terakhir dari periode yang dianalisis, jaringan pemantauan USGS mengidentifikasi total 21 gempa bumi di wilayah Amerika Utara dan Karibia dengan magnitudo lebih dari 2,5. Dari kejadian tersebut, empat terjadi di wilayah daratan Amerika Serikat, dengan yang paling signifikan adalah gempa di 40 kilometer dari Evanston, Wyoming, dengan magnitudo 4,7.
Distribusi geografis gempa cukup luas, terutama mempengaruhi Alaska, diikuti oleh kejadian di Nevada, California, Wyoming, dan Puerto Rico. Berikut adalah rincian catatan paling relevan yang diurutkan berdasarkan intensitas dan waktu:
Gempa dengan magnitudo terbesar yang tercatat:
Magnitudo 5,2: Berlokasi 120 kilometer tenggara Sand Point, Alaska. Tanggal dan waktu: 22 Januari pukul 19:38 UTC (setara pukul 10:38 waktu setempat di Anchorage)
Magnitudo 5,0: Berlokasi 293 kilometer tenggara Attu Station, Alaska. Tanggal dan waktu: 23 Januari pukul 08:25 UTC (23:25 tanggal 22 Januari di Anchorage)
Magnitudo 4,7: Berlokasi 40 kilometer selatan Evanston, Wyoming. Tanggal dan waktu: 22 Januari pukul 14:49 UTC (07:49 waktu setempat di Cheyenne)
Gempa moderat yang tercatat selama periode ini:
Gempa dengan magnitudo antara 3,0 dan 3,4 terutama terkonsentrasi di Alaska, dengan kejadian yang tercatat berjarak antara 32 dan 145 kilometer dari pusat-pusat penduduk seperti Sand Point, Chiniak, Cantwell, dan Tatitlek. Sementara itu, kejadian kecil dengan magnitudo 2,5 hingga 2,8 tersebar di daerah seperti Shungnak, Ninilchik, Gerlach, Central Aguirre, Kokhanok, dan Clam Gulch, menunjukkan aktivitas seismik yang tersebar namun konstan.
Sistem USGS: pemantauan terus-menerus dan waktu kejadian yang tepat
Layanan Geologi Amerika Serikat memelihara jaringan seismograf yang ditempatkan secara strategis di seluruh negeri, memungkinkan deteksi langsung gempa dan pencatatan waktu, pusat kejadian, dan magnitudo secara akurat. Sistem ini menyediakan informasi secara real-time melalui peta interaktif berjudul “Latest Earthquakes” (Gempa Terkini), yang secara terus-menerus menginformasikan pergerakan tektonik kepada masyarakat.
Kemampuan untuk mencatat waktu tepat setiap kejadian sangat penting untuk evaluasi pola seismik dan identifikasi risiko potensial di wilayah tertentu. Alaska, karena letaknya di Cincin Api Pasifik, mencatat aktivitas seismik yang sangat tinggi, sementara wilayah daratan lainnya menunjukkan frekuensi gempa yang lebih rendah.
Langkah pencegahan dan perlindungan terhadap gempa
Meskipun tidak mungkin memprediksi kedatangan gempa, ada strategi terbukti untuk meminimalkan risiko dan melindungi keselamatan fisik orang. Persiapan dini sangat penting di daerah dengan aktivitas seismik tinggi atau di wilayah padat penduduk.
Persiapan sebelum gempa:
Rancang rencana evakuasi yang jelas, dengan jalur aman dan titik kumpul yang ditentukan
Siapkan kotak P3K yang berisi antiseptik, analgesik, antiinflamasi, perban, kasa, air oksigen, selimut termal, dan peluit darurat
Simpan dokumen identifikasi penting dalam kotak tahan air
Identifikasi dan biasakan diri dengan zona aman di rumah atau kantor (sudut dinding beban, di bawah rangka pintu yang kokoh)
Tindakan selama gempa:
Jika alarm gempa aktif, utamakan mengikuti instruksi dari tim keamanan dan evakuasi gedung. Bagi penghuni lantai di atas lantai tiga, di mana evakuasi cepat sulit dilakukan, sangat penting untuk sudah berada di zona aman yang telah ditentukan sebelumnya. Selama kejadian, hindari berada dekat jendela, tangga, lift, atau furnitur yang bisa jatuh, dan tetap tenang untuk mengambil keputusan yang tepat.
Prosedur setelah kejadian:
Setelah getaran berhenti, sangat penting menunggu instruksi dari otoritas dan tim keamanan, yang akan menilai kerusakan struktural sebelum mengizinkan kembali ke dalam bangunan. Periksa kondisi semua anggota keluarga—baik fisik maupun emosional—adalah prioritas. Para ahli menyarankan untuk menghindari panggilan telepon agar tidak membebani jalur komunikasi darurat, dan gunakan pesan teks atau saluran komunikasi alternatif lainnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Gempa di Amerika Serikat: catatan gempa bumi, waktu dan pusat gempa yang tercatat pada bulan Januari
Wilayah Amerika Serikat secara konstan mengalami fenomena alam yang memerlukan pemantauan terus-menerus, terutama di daerah yang rawan aktivitas seismik. Melalui Layanan Geologi Amerika Serikat (USGS), semua gempa bumi yang terjadi di negara ini didokumentasikan dan dicatat. Selama periode evaluasi pada bulan Januari, tercatat beberapa kejadian seismik dengan intensitas dan lokasi yang berbeda, berkat sistem pemantauan real-time dari lembaga ini.
Catatan gempa bumi: daerah terdampak, magnitudo, dan waktu tepat
Dalam 24 jam terakhir dari periode yang dianalisis, jaringan pemantauan USGS mengidentifikasi total 21 gempa bumi di wilayah Amerika Utara dan Karibia dengan magnitudo lebih dari 2,5. Dari kejadian tersebut, empat terjadi di wilayah daratan Amerika Serikat, dengan yang paling signifikan adalah gempa di 40 kilometer dari Evanston, Wyoming, dengan magnitudo 4,7.
Distribusi geografis gempa cukup luas, terutama mempengaruhi Alaska, diikuti oleh kejadian di Nevada, California, Wyoming, dan Puerto Rico. Berikut adalah rincian catatan paling relevan yang diurutkan berdasarkan intensitas dan waktu:
Gempa dengan magnitudo terbesar yang tercatat:
Magnitudo 5,2: Berlokasi 120 kilometer tenggara Sand Point, Alaska. Tanggal dan waktu: 22 Januari pukul 19:38 UTC (setara pukul 10:38 waktu setempat di Anchorage)
Magnitudo 5,0: Berlokasi 293 kilometer tenggara Attu Station, Alaska. Tanggal dan waktu: 23 Januari pukul 08:25 UTC (23:25 tanggal 22 Januari di Anchorage)
Magnitudo 4,7: Berlokasi 40 kilometer selatan Evanston, Wyoming. Tanggal dan waktu: 22 Januari pukul 14:49 UTC (07:49 waktu setempat di Cheyenne)
Gempa moderat yang tercatat selama periode ini:
Gempa dengan magnitudo antara 3,0 dan 3,4 terutama terkonsentrasi di Alaska, dengan kejadian yang tercatat berjarak antara 32 dan 145 kilometer dari pusat-pusat penduduk seperti Sand Point, Chiniak, Cantwell, dan Tatitlek. Sementara itu, kejadian kecil dengan magnitudo 2,5 hingga 2,8 tersebar di daerah seperti Shungnak, Ninilchik, Gerlach, Central Aguirre, Kokhanok, dan Clam Gulch, menunjukkan aktivitas seismik yang tersebar namun konstan.
Sistem USGS: pemantauan terus-menerus dan waktu kejadian yang tepat
Layanan Geologi Amerika Serikat memelihara jaringan seismograf yang ditempatkan secara strategis di seluruh negeri, memungkinkan deteksi langsung gempa dan pencatatan waktu, pusat kejadian, dan magnitudo secara akurat. Sistem ini menyediakan informasi secara real-time melalui peta interaktif berjudul “Latest Earthquakes” (Gempa Terkini), yang secara terus-menerus menginformasikan pergerakan tektonik kepada masyarakat.
Kemampuan untuk mencatat waktu tepat setiap kejadian sangat penting untuk evaluasi pola seismik dan identifikasi risiko potensial di wilayah tertentu. Alaska, karena letaknya di Cincin Api Pasifik, mencatat aktivitas seismik yang sangat tinggi, sementara wilayah daratan lainnya menunjukkan frekuensi gempa yang lebih rendah.
Langkah pencegahan dan perlindungan terhadap gempa
Meskipun tidak mungkin memprediksi kedatangan gempa, ada strategi terbukti untuk meminimalkan risiko dan melindungi keselamatan fisik orang. Persiapan dini sangat penting di daerah dengan aktivitas seismik tinggi atau di wilayah padat penduduk.
Persiapan sebelum gempa:
Tindakan selama gempa:
Jika alarm gempa aktif, utamakan mengikuti instruksi dari tim keamanan dan evakuasi gedung. Bagi penghuni lantai di atas lantai tiga, di mana evakuasi cepat sulit dilakukan, sangat penting untuk sudah berada di zona aman yang telah ditentukan sebelumnya. Selama kejadian, hindari berada dekat jendela, tangga, lift, atau furnitur yang bisa jatuh, dan tetap tenang untuk mengambil keputusan yang tepat.
Prosedur setelah kejadian:
Setelah getaran berhenti, sangat penting menunggu instruksi dari otoritas dan tim keamanan, yang akan menilai kerusakan struktural sebelum mengizinkan kembali ke dalam bangunan. Periksa kondisi semua anggota keluarga—baik fisik maupun emosional—adalah prioritas. Para ahli menyarankan untuk menghindari panggilan telepon agar tidak membebani jalur komunikasi darurat, dan gunakan pesan teks atau saluran komunikasi alternatif lainnya.