Setiap tahun, hari Senin adalah hari libur di Amerika Serikat untuk menghormati Martin Luther King Jr., aktivis yang mengubah sejarah hak-hak sipil negara tersebut. Hari libur nasional pertama di tahun ini lebih dari sekadar hari istirahat: ini adalah peringatan perjuangan melawan segregasi rasial dan warisan keadilan yang terus bergema dalam masyarakat Amerika Serikat.
Mengapa Hari Senin Ketiga Bulan Januari adalah Hari Libur Federal
Pada tahun 2026, hari Senin tanggal 19 Januari akan menjadi hari non-kerja pertama secara nasional di Amerika Serikat. Penetapan tanggal ini karena perayaan dilakukan setiap tahun pada hari Senin ketiga bulan Januari, dipilih karena mendekati hari ulang tahun MLK Jr., yang lahir pada 15 Januari 1929 di Atlanta, Georgia.
Sejak 1983, pemerintah Amerika Serikat mengakui hari ini sebagai hari libur federal resmi. Pada hari ini, kantor pemerintah, bank, dan banyak bisnis swasta tetap tutup. Penduduk berpartisipasi melalui pekerjaan komunitas, pawai peringatan, dan penghormatan, meneladani semangat pelayanan yang menjadi ciri kehidupan aktivis tersebut.
Pemilihan hari Senin ketiga bulan Januari memastikan bahwa di Amerika Serikat ini adalah hari libur yang menguntungkan pekerja dari berbagai sektor. Penetapan ini, meskipun dekat dengan hari lahir sebenarnya, memastikan perayaan selalu berlangsung pada hari Senin, memudahkan periode istirahat yang panjang.
Kehidupan dan Warisan Martin Luther King Jr.
Martin Luther King Jr. adalah pemimpin gerakan hak-hak sipil Amerika yang meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam sejarah. Pada tahun 1955, ia memimpin boikot bus di Montgomery sebagai protes terhadap segregasi rasial, sebuah gerakan yang dipicu oleh penangkapan aktivis Rosa Parks. Aksi perlawanan sipil ini berlangsung selama 382 hari, yang berujung pada penghapusan segregasi bus di Montgomery, Alabama, setelah Mahkamah Agung menyatakan tidak konstitusional.
Pada tahun 1957, King mendirikan dan memimpin Konferensi Kepemimpinan Kristen Selatan, menjadi tokoh sentral dalam gerakan tersebut. Partisipasinya dalam aksi damai di Washington D.C. pada tahun 1963 menandai tonggak sejarah. Pada tahun yang sama, 28 Agustus, ia menyampaikan pidato terkenal “I Have a Dream” dari tangga Monumen Lincoln di depan lebih dari 250.000 orang, menurut History Extra.
Dalam pidatonya yang ikonik itu, ia menyatakan: “Saya bermimpi bahwa keempat anak kecil saya suatu hari nanti akan hidup di sebuah negara di mana mereka tidak akan dinilai berdasarkan warna kulit mereka, tetapi berdasarkan isi karakter mereka.” Setahun kemudian, pada tahun 1964, King dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian sebagai pengakuan atas perjuangannya untuk hak-hak sipil. Ia juga menulis karya penting seperti “Surat dari Penjara Birmingham”. Hidupnya berakhir tragis pada tahun 1968 ketika ia dibunuh di Memphis, Tennessee.
Warisan MLK Jr. melampaui batas negara: komitmennya terhadap hak-hak sipil, pembelaannya yang tak tergoyahkan terhadap non-kekerasan, dan perjuangannya untuk keadilan sosial telah menginspirasi gerakan hak asasi manusia di seluruh dunia.
Kalender Hari Libur Federal 2026: Hari Non-Kerja Lainnya
Pemerintah Amerika Serikat mengakui 12 hari libur nasional yang tidak bekerja pada tahun 2026. Selain hari yang didedikasikan untuk Martin Luther King Jr., negara ini merayakan:
Tahun Baru: Kamis, 1 Januari
Hari Martin Luther King Jr.: hari Senin ketiga bulan Januari (19 Januari)
Hari Presiden: Senin, 16 Februari
Memorial Day: Senin, 25 Mei
Juneteenth (Hari Pembebasan): Jumat, 19 Juni
Hari Kemerdekaan: 4 Juli
Hari Buruh: Senin, 7 September
Hari Columbus (Hari Rasa): Senin, 12 Oktober
Hari Veteran: 11 November
Hari Thanksgiving: Kamis, 26 November
Natal: Jumat, 25 Desember
Seperti yang terlihat, hari Senin sering kali menjadi hari libur di Amerika Serikat sepanjang tahun, memudahkan periode istirahat yang menguntungkan baik pekerja maupun ekonomi. Struktur hari libur ini mencerminkan nilai-nilai sejarah dan budaya negara Amerika Serikat, dengan Hari Martin Luther King Jr. menempati posisi penting sebagai hari libur nasional pertama dalam rangka memperingati salah satu tokoh paling berpengaruh dalam gerakan hak-hak sipil.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Senin Pertama di Januari: Bagaimana Amerika Serikat Merayakan Martin Luther King Jr.
Setiap tahun, hari Senin adalah hari libur di Amerika Serikat untuk menghormati Martin Luther King Jr., aktivis yang mengubah sejarah hak-hak sipil negara tersebut. Hari libur nasional pertama di tahun ini lebih dari sekadar hari istirahat: ini adalah peringatan perjuangan melawan segregasi rasial dan warisan keadilan yang terus bergema dalam masyarakat Amerika Serikat.
Mengapa Hari Senin Ketiga Bulan Januari adalah Hari Libur Federal
Pada tahun 2026, hari Senin tanggal 19 Januari akan menjadi hari non-kerja pertama secara nasional di Amerika Serikat. Penetapan tanggal ini karena perayaan dilakukan setiap tahun pada hari Senin ketiga bulan Januari, dipilih karena mendekati hari ulang tahun MLK Jr., yang lahir pada 15 Januari 1929 di Atlanta, Georgia.
Sejak 1983, pemerintah Amerika Serikat mengakui hari ini sebagai hari libur federal resmi. Pada hari ini, kantor pemerintah, bank, dan banyak bisnis swasta tetap tutup. Penduduk berpartisipasi melalui pekerjaan komunitas, pawai peringatan, dan penghormatan, meneladani semangat pelayanan yang menjadi ciri kehidupan aktivis tersebut.
Pemilihan hari Senin ketiga bulan Januari memastikan bahwa di Amerika Serikat ini adalah hari libur yang menguntungkan pekerja dari berbagai sektor. Penetapan ini, meskipun dekat dengan hari lahir sebenarnya, memastikan perayaan selalu berlangsung pada hari Senin, memudahkan periode istirahat yang panjang.
Kehidupan dan Warisan Martin Luther King Jr.
Martin Luther King Jr. adalah pemimpin gerakan hak-hak sipil Amerika yang meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam sejarah. Pada tahun 1955, ia memimpin boikot bus di Montgomery sebagai protes terhadap segregasi rasial, sebuah gerakan yang dipicu oleh penangkapan aktivis Rosa Parks. Aksi perlawanan sipil ini berlangsung selama 382 hari, yang berujung pada penghapusan segregasi bus di Montgomery, Alabama, setelah Mahkamah Agung menyatakan tidak konstitusional.
Pada tahun 1957, King mendirikan dan memimpin Konferensi Kepemimpinan Kristen Selatan, menjadi tokoh sentral dalam gerakan tersebut. Partisipasinya dalam aksi damai di Washington D.C. pada tahun 1963 menandai tonggak sejarah. Pada tahun yang sama, 28 Agustus, ia menyampaikan pidato terkenal “I Have a Dream” dari tangga Monumen Lincoln di depan lebih dari 250.000 orang, menurut History Extra.
Dalam pidatonya yang ikonik itu, ia menyatakan: “Saya bermimpi bahwa keempat anak kecil saya suatu hari nanti akan hidup di sebuah negara di mana mereka tidak akan dinilai berdasarkan warna kulit mereka, tetapi berdasarkan isi karakter mereka.” Setahun kemudian, pada tahun 1964, King dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian sebagai pengakuan atas perjuangannya untuk hak-hak sipil. Ia juga menulis karya penting seperti “Surat dari Penjara Birmingham”. Hidupnya berakhir tragis pada tahun 1968 ketika ia dibunuh di Memphis, Tennessee.
Warisan MLK Jr. melampaui batas negara: komitmennya terhadap hak-hak sipil, pembelaannya yang tak tergoyahkan terhadap non-kekerasan, dan perjuangannya untuk keadilan sosial telah menginspirasi gerakan hak asasi manusia di seluruh dunia.
Kalender Hari Libur Federal 2026: Hari Non-Kerja Lainnya
Pemerintah Amerika Serikat mengakui 12 hari libur nasional yang tidak bekerja pada tahun 2026. Selain hari yang didedikasikan untuk Martin Luther King Jr., negara ini merayakan:
Seperti yang terlihat, hari Senin sering kali menjadi hari libur di Amerika Serikat sepanjang tahun, memudahkan periode istirahat yang menguntungkan baik pekerja maupun ekonomi. Struktur hari libur ini mencerminkan nilai-nilai sejarah dan budaya negara Amerika Serikat, dengan Hari Martin Luther King Jr. menempati posisi penting sebagai hari libur nasional pertama dalam rangka memperingati salah satu tokoh paling berpengaruh dalam gerakan hak-hak sipil.