Dalam beberapa jam terakhir, Eduardo Feinmann kembali menjadi pusat perhatian dalam sebuah konflik publik setelah meluncurkan serangan keras melalui profil digitalnya. Wartawan radio Mitre tersebut secara keras mempertanyakan Luca Martin, anggota program Bendita TV, memicu serangkaian tanggapan yang melibatkan aktris Nancy Dupláa dan aktor Pablo Echarri dalam pertukaran tuduhan yang menjadi viral di media sosial.
Bagaimana awal mula sengketa: Eduardo Feinmann kritik Luca Martin
Konflik ini berawal dari komentar yang dibuat Luca Martin saat siaran Bendita TV, di mana panelis muda berusia 25 tahun tersebut mengolok-olok usia dari komunikator Samuel “Chiche” Gelblung. Selama tampil di acara tersebut, Martin bercanda dengan menyiratkan bahwa ia menganggap Gelblung sebagai orang tua sejak masa kecilnya, memperpanjang sindiran dengan referensi mengejek tentang karier media-nya.
Intervensi Luca tidak luput dari perhatian Eduardo Feinmann. Pembawa acara tersebut bereaksi tegas, menggunakan bahasa yang sangat kasar dalam postingannya. Feinmann memakai istilah merendahkan dan berargumen bahwa perilaku anak muda tersebut merupakan hasil dari apa yang ia sebut sebagai “warisan biologis negatif”. Wartawan tersebut bahkan menyatakan: “Ketika ada DNA sampah, ketika gen adalah sampah, lahirlah makhluk sampah,” merujuk secara spesifik kepada Luca Martin sebagai contoh nyata dari teori ini.
Kritik Eduardo Feinmann tidak hanya berhenti pada panelis muda tersebut. Komunikator tersebut memperluas serangannya ke Nancy Dupláa, ibu Luca, menyiratkan bahwa pola asuh dan pengaruh ibu adalah penyebab dari apa yang ia anggap sebagai ketidakhormatan. Langkah strategis ini akhirnya memicu intervensi dari aktris tersebut.
Nancy Dupláa dan Pablo Echarri membela: tanggapan tegas
Nancy Dupláa tidak tinggal diam. Aktris tersebut merespons pada dini hari Jumat dengan sebuah pernyataan yang membela integritas anaknya. Dupláa menggambarkan Luca sebagai “pemuda yang sensitif, empatik, dan teman yang baik”, sekaligus mempertanyakan kewenangan moral Feinmann untuk mengeluarkan penilaian tentang perilaku dan pendidikan. Dengan nada ironis, artis tersebut bertanya apakah wartawan tersebut menganggap dirinya sebagai teladan perilaku, mengingat juga latar belakang komunikator tersebut terkait konflik sebelumnya dengan profesional di Rumah Sakit Garrahan dan insiden kekerasan terhadap pelajar.
Keterlibatan Pablo Echarri semakin memperkuat konflik. Aktor yang telah hidup bersama Luca selama lebih dari dua dekade tersebut mengintervensi di platform digital dengan pesan yang mempertanyakan keberanian Eduardo Feinmann. Echarri menggunakan bahasa tegas dan mengimbau wartawan tersebut untuk mengarahkan kritiknya kepada dirinya sendiri, memperingatkan agar tidak menargetkan perempuan atau pemuda.
Feinmann tidak tinggal diam. Pembawa acara tersebut membalas dengan tuduhan baru terhadap Echarri, mempertanyakan posisi politiknya yang selama ini diketahui. Dalam pesannya, Feinmann menulis: “Apa yang kamu katakan tentang aku, lebih banyak bicara tentang dirimu sendiri. Dan kamu selalu menjadi pendukung pemerintahan paling korup dalam sejarah Argentina.” Wartawan tersebut menutup intervensinya dengan menyebutkan dugaan manfaat yang diterima aktor dari pejabat publik sebelumnya.
Chiche Gelblung buka suara: sikapnya terhadap polemik
Sementara konflik meningkat antara Eduardo Feinmann dan keluarga Dupláa-Echarri, orang yang awalnya memicu konflik memutuskan untuk bersuara. Chiche Gelblung, komunikator yang usianya menjadi bahan candaan Luca Martin, memberikan pandangannya tentang kejadian tersebut.
Luca Martin memberikan klarifikasi selama acara Bendita TV yang sama. Panelis muda tersebut menjelaskan bahwa komentarnya berasal dari kebiasaannya mengenal Gelblung sebagai orang tua dengan ciri khas yang sangat jelas. Martin menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud mendiskriminasi wartawan berdasarkan usia, maupun bahwa kata-katanya merupakan bagian dari humor ofensif.
Namun, Chiche Gelblung meremehkan makna dari ucapan anak Nancy Dupláa tersebut. Dalam sebuah wawancara di program Puro Show, saat meninggalkan lokasi acara, Gelblung menyebut anak tersebut secara merendahkan, dan memperluas karakterisasi tersebut kepada Pablo Echarri. Dengan demikian, meskipun Luca berusaha meredam situasi, respons dari Chiche Gelblung justru menambah lapisan baru dalam konflik yang tampaknya menjauh dari titik awalnya dan berkembang menjadi pertarungan yang lebih luas antara Eduardo Feinmann, keluarga Dupláa, dan aktor-aktor lain di dunia media Argentina.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Konflik antara Eduardo Feinmann dan keluarga Dupláa: apa yang terjadi di media sosial
Dalam beberapa jam terakhir, Eduardo Feinmann kembali menjadi pusat perhatian dalam sebuah konflik publik setelah meluncurkan serangan keras melalui profil digitalnya. Wartawan radio Mitre tersebut secara keras mempertanyakan Luca Martin, anggota program Bendita TV, memicu serangkaian tanggapan yang melibatkan aktris Nancy Dupláa dan aktor Pablo Echarri dalam pertukaran tuduhan yang menjadi viral di media sosial.
Bagaimana awal mula sengketa: Eduardo Feinmann kritik Luca Martin
Konflik ini berawal dari komentar yang dibuat Luca Martin saat siaran Bendita TV, di mana panelis muda berusia 25 tahun tersebut mengolok-olok usia dari komunikator Samuel “Chiche” Gelblung. Selama tampil di acara tersebut, Martin bercanda dengan menyiratkan bahwa ia menganggap Gelblung sebagai orang tua sejak masa kecilnya, memperpanjang sindiran dengan referensi mengejek tentang karier media-nya.
Intervensi Luca tidak luput dari perhatian Eduardo Feinmann. Pembawa acara tersebut bereaksi tegas, menggunakan bahasa yang sangat kasar dalam postingannya. Feinmann memakai istilah merendahkan dan berargumen bahwa perilaku anak muda tersebut merupakan hasil dari apa yang ia sebut sebagai “warisan biologis negatif”. Wartawan tersebut bahkan menyatakan: “Ketika ada DNA sampah, ketika gen adalah sampah, lahirlah makhluk sampah,” merujuk secara spesifik kepada Luca Martin sebagai contoh nyata dari teori ini.
Kritik Eduardo Feinmann tidak hanya berhenti pada panelis muda tersebut. Komunikator tersebut memperluas serangannya ke Nancy Dupláa, ibu Luca, menyiratkan bahwa pola asuh dan pengaruh ibu adalah penyebab dari apa yang ia anggap sebagai ketidakhormatan. Langkah strategis ini akhirnya memicu intervensi dari aktris tersebut.
Nancy Dupláa dan Pablo Echarri membela: tanggapan tegas
Nancy Dupláa tidak tinggal diam. Aktris tersebut merespons pada dini hari Jumat dengan sebuah pernyataan yang membela integritas anaknya. Dupláa menggambarkan Luca sebagai “pemuda yang sensitif, empatik, dan teman yang baik”, sekaligus mempertanyakan kewenangan moral Feinmann untuk mengeluarkan penilaian tentang perilaku dan pendidikan. Dengan nada ironis, artis tersebut bertanya apakah wartawan tersebut menganggap dirinya sebagai teladan perilaku, mengingat juga latar belakang komunikator tersebut terkait konflik sebelumnya dengan profesional di Rumah Sakit Garrahan dan insiden kekerasan terhadap pelajar.
Keterlibatan Pablo Echarri semakin memperkuat konflik. Aktor yang telah hidup bersama Luca selama lebih dari dua dekade tersebut mengintervensi di platform digital dengan pesan yang mempertanyakan keberanian Eduardo Feinmann. Echarri menggunakan bahasa tegas dan mengimbau wartawan tersebut untuk mengarahkan kritiknya kepada dirinya sendiri, memperingatkan agar tidak menargetkan perempuan atau pemuda.
Feinmann tidak tinggal diam. Pembawa acara tersebut membalas dengan tuduhan baru terhadap Echarri, mempertanyakan posisi politiknya yang selama ini diketahui. Dalam pesannya, Feinmann menulis: “Apa yang kamu katakan tentang aku, lebih banyak bicara tentang dirimu sendiri. Dan kamu selalu menjadi pendukung pemerintahan paling korup dalam sejarah Argentina.” Wartawan tersebut menutup intervensinya dengan menyebutkan dugaan manfaat yang diterima aktor dari pejabat publik sebelumnya.
Chiche Gelblung buka suara: sikapnya terhadap polemik
Sementara konflik meningkat antara Eduardo Feinmann dan keluarga Dupláa-Echarri, orang yang awalnya memicu konflik memutuskan untuk bersuara. Chiche Gelblung, komunikator yang usianya menjadi bahan candaan Luca Martin, memberikan pandangannya tentang kejadian tersebut.
Luca Martin memberikan klarifikasi selama acara Bendita TV yang sama. Panelis muda tersebut menjelaskan bahwa komentarnya berasal dari kebiasaannya mengenal Gelblung sebagai orang tua dengan ciri khas yang sangat jelas. Martin menegaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud mendiskriminasi wartawan berdasarkan usia, maupun bahwa kata-katanya merupakan bagian dari humor ofensif.
Namun, Chiche Gelblung meremehkan makna dari ucapan anak Nancy Dupláa tersebut. Dalam sebuah wawancara di program Puro Show, saat meninggalkan lokasi acara, Gelblung menyebut anak tersebut secara merendahkan, dan memperluas karakterisasi tersebut kepada Pablo Echarri. Dengan demikian, meskipun Luca berusaha meredam situasi, respons dari Chiche Gelblung justru menambah lapisan baru dalam konflik yang tampaknya menjauh dari titik awalnya dan berkembang menjadi pertarungan yang lebih luas antara Eduardo Feinmann, keluarga Dupláa, dan aktor-aktor lain di dunia media Argentina.