Prediksi Harga Saham Amazon: Analis Pasar Perkirakan 2026 Setelah Kinerja Lemah 2025

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Setelah tahun 2025 yang mengecewakan, pandangan Wall Street terhadap saham Amazon telah berubah secara dramatis menjadi sangat optimis menjelang tahun 2026. Institusi keuangan utama dan tim riset ekuitas telah mengeluarkan prediksi harga saham Amazon untuk tahun mendatang, dan konsensusnya sangat seragam: setiap analis utama menilai saham AMZN sebagai ‘Beli’, dengan target harga yang memproyeksikan setidaknya 15% potensi kenaikan dari level saat ini. Optimisme yang seragam ini menjadi kontras tajam dengan kinerja perusahaan raksasa teknologi tersebut yang kurang memuaskan sepanjang tahun sebelumnya.

Optimisme seputar prediksi harga saham Amazon berasal dari beberapa katalis jangka pendek. Yang paling menonjol, para analis menyoroti percepatan ekspansi ekosistem Alexa dan dorongan perusahaan yang lebih luas ke dalam kecerdasan buatan. Peneliti Bank of America menyatakan antusiasme khusus terhadap Alexa.com, asisten AI berbasis web yang baru saja memasuki akses awal. Secara terpisah, asisten belanja berbasis AI Amazon, Rufus, muncul sebagai katalis bullish lainnya di kalangan pengamat pasar. Selain AI yang berorientasi konsumen, pasar tetap yakin terhadap trajektori Amazon Web Services yang terus berlanjut sebagai mesin pertumbuhan utama, mendukung argumen yang lebih luas untuk apresiasi saham Amazon.

Apa yang Diprediksi Analis untuk Target Harga Saham Amazon?

Rentang target harga Amazon untuk tahun 2026 menunjukkan keyakinan yang luas, meskipun dengan variasi yang cukup signifikan. Mark Mahaney dari Evercore ISI memberikan prediksi harga saham Amazon yang paling agresif, memperkirakan kenaikan sebesar 39,04% yang akan mendorong saham ke $335. Analis Bank of America, Justin Post, memproyeksikan potensi kenaikan yang serupa kuatnya, dengan prediksi kenaikan sebesar 25,76% ke $303. Brent Hill dari Jefferies menawarkan target harga Amazon yang sedikit lebih moderat namun tetap optimis, yaitu $300.

Tidak semua analis menggambarkan gambaran yang sama. Shweta Khajuria dari Wolfe Research, meskipun mempertahankan peringkat ‘Beli’, menunjukkan sikap kontra dengan menurunkan prediksi harga saham Amazon selama 12 bulan dari $305 menjadi $275, mengurangi potensi kenaikan yang diharapkan dari 26,59% menjadi 14,14%. Meski memangkas sedikit, dia tetap melihat potensi apresiasi yang berarti untuk saham tersebut.

Performa Awal 2026 Membuktikan Prediksi Harga Saham Amazon dari Market

Mungkin yang paling mencolok, aksi pasar di awal 2026 telah mulai membuktikan prediksi harga saham Amazon tersebut. Dalam kurang dari seminggu setelah tahun baru, saham AMZN melonjak 4,38% dari penutupan tahun sebelumnya dan naik 6,37% dari level terendah 2 Januari di $226,50 menjadi $240,93 pada awal Januari. Awal yang kuat ini menunjukkan bahwa investor sudah memperhitungkan pandangan optimis pasar terhadap saham Amazon, bahkan saat tahun berjalan dan katalis tambahan mulai muncul.

Kontras tajam antara kinerja lemah tahun 2025 dan reli awal tahun 2026 menunjukkan betapa besar pengaruh prediksi harga saham Amazon dari Wall Street terhadap sentimen investor menjelang tahun baru.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)