Hiroyuki Moriuchi, pejabat keuangan utama di Nomura Holdings, mengungkapkan dalam konferensi telepon baru-baru ini bahwa raksasa perbankan Jepang sedang menerapkan langkah-langkah yang lebih ketat untuk mengawasi eksposur mereka terhadap aset digital. Eksekutif tersebut menyoroti bahwa tindakan ini dirancang untuk meminimalkan volatilitas dalam hasil kuartalan, dengan merefleksikan kesulitan operasional yang dihadapi entitas di pasar internasional.
Apa Makna Peran CFO dalam Manajemen Risiko?
Dalam konteks Nomura, CFO (Chief Financial Officer atau direktur keuangan) memainkan peran penting dalam pengawasan strategi risiko organisasi. Eksekutif ini bertanggung jawab untuk mengevaluasi eksposur keuangan dan menentukan penyesuaian yang diperlukan untuk melindungi kepentingan pemegang saham. Dalam kasus ini, CFO Nomura telah mengidentifikasi bahwa volatilitas di pasar cryptocurrency memerlukan kontrol yang lebih ketat, meskipun perusahaan tetap mempertahankan visi jangka panjang di sektor ini.
Nomura Memperkuat Kontrol Setelah Kerugian dalam Operasi Eropa
Selama kuartal terbaru, Nomura mengalami penurunan laba, yang didorong terutama oleh hambatan di divisi Eropa dan pengeluaran luar biasa terkait integrasi Macquarie Group. Bank investasi ini menutup akuisisi sebesar 1,8 miliar dolar AS dari bisnis pengelolaan aset publik Macquarie Group di Amerika Serikat dan Eropa, sebuah operasi yang memperluas jangkauan globalnya tetapi juga menimbulkan biaya transisi yang signifikan. Meski menghadapi tantangan ini, laba dari operasi trading dan pengelolaan kekayaan membantu mengimbangi kerugian tersebut sebagian.
Laser Digital Berusaha Mengembangkan Diri sebagai Lembaga Perbankan Federal
Laser Digital, divisi aset digital dari Nomura, terus melangkah maju dalam rencananya untuk mendapatkan izin beroperasi sebagai bank dengan surat izin federal di Amerika Serikat. Ekspansi ini akan memungkinkan entitas mengakses kapasitas operasional dan regulasi yang lebih besar. Meskipun Nomura memutuskan untuk sementara mengurangi eksposurnya terhadap aset kripto guna menstabilkan laba jangka pendek, komitmen perusahaan terhadap inovasi dalam teknologi blockchain dan aset digital tetap utuh, mencerminkan strategi yang seimbang antara kehati-hatian keuangan dan ambisi strategis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
CFO Nomura Menjelaskan Strategi Pengendalian Risiko dalam Aset Kripto
Hiroyuki Moriuchi, pejabat keuangan utama di Nomura Holdings, mengungkapkan dalam konferensi telepon baru-baru ini bahwa raksasa perbankan Jepang sedang menerapkan langkah-langkah yang lebih ketat untuk mengawasi eksposur mereka terhadap aset digital. Eksekutif tersebut menyoroti bahwa tindakan ini dirancang untuk meminimalkan volatilitas dalam hasil kuartalan, dengan merefleksikan kesulitan operasional yang dihadapi entitas di pasar internasional.
Apa Makna Peran CFO dalam Manajemen Risiko?
Dalam konteks Nomura, CFO (Chief Financial Officer atau direktur keuangan) memainkan peran penting dalam pengawasan strategi risiko organisasi. Eksekutif ini bertanggung jawab untuk mengevaluasi eksposur keuangan dan menentukan penyesuaian yang diperlukan untuk melindungi kepentingan pemegang saham. Dalam kasus ini, CFO Nomura telah mengidentifikasi bahwa volatilitas di pasar cryptocurrency memerlukan kontrol yang lebih ketat, meskipun perusahaan tetap mempertahankan visi jangka panjang di sektor ini.
Nomura Memperkuat Kontrol Setelah Kerugian dalam Operasi Eropa
Selama kuartal terbaru, Nomura mengalami penurunan laba, yang didorong terutama oleh hambatan di divisi Eropa dan pengeluaran luar biasa terkait integrasi Macquarie Group. Bank investasi ini menutup akuisisi sebesar 1,8 miliar dolar AS dari bisnis pengelolaan aset publik Macquarie Group di Amerika Serikat dan Eropa, sebuah operasi yang memperluas jangkauan globalnya tetapi juga menimbulkan biaya transisi yang signifikan. Meski menghadapi tantangan ini, laba dari operasi trading dan pengelolaan kekayaan membantu mengimbangi kerugian tersebut sebagian.
Laser Digital Berusaha Mengembangkan Diri sebagai Lembaga Perbankan Federal
Laser Digital, divisi aset digital dari Nomura, terus melangkah maju dalam rencananya untuk mendapatkan izin beroperasi sebagai bank dengan surat izin federal di Amerika Serikat. Ekspansi ini akan memungkinkan entitas mengakses kapasitas operasional dan regulasi yang lebih besar. Meskipun Nomura memutuskan untuk sementara mengurangi eksposurnya terhadap aset kripto guna menstabilkan laba jangka pendek, komitmen perusahaan terhadap inovasi dalam teknologi blockchain dan aset digital tetap utuh, mencerminkan strategi yang seimbang antara kehati-hatian keuangan dan ambisi strategis.