Putaran tak terduga di Montpellier: saat sebuah volley melawan Jiri Lehecka menentukan dua jalur berbeda

Sementara tur tenis profesional terus berlangsung di fase Eropa dalam ruangan, sirkuit ATP mengalami sebuah babak dramatis di Montpellier minggu ini. Open Occitanie, turnamen seri 250, menjadi panggung sebuah insiden yang jarang terjadi yang memutuskan rencana salah satu pesertanya. Yang paling mencolok adalah bagaimana peristiwa ini kontras dengan perjalanan terbaru beberapa pemain, terutama dalam pertandingan mereka melawan lawan tingkat tinggi seperti Jiri Lehecka, yang baru-baru ini juga berpartisipasi dalam turnamen ini sebagai pemain elit.

Drama malam yang menghentikan Mpetshi Perricard

Dalam sesi malam di lapangan utama Patrice Dominguez, Prancis Arthur Gea (peringkat 168) dan Giovanni Mpetshi Perricard (peringkat 57) memulai pertandingan putaran pertama mereka. Pertandingan dimulai menjanjikan bagi Gea, yang telah memecahkan servis dan memimpin 5-3, 30-0 di set pertama ketika kecelakaan yang akan menandai pertandingan terjadi. Mpetshi Perricard, yang mencari agresivitas di net untuk menyelesaikan poin, menerima bola langsung mengenai mata kirinya. Area mata sangat sensitif dalam tenis, dan meskipun diberikan pertolongan medis segera, tidak memungkinkan untuk melanjutkan. Setelah hanya 38 menit bertanding, pemain yang lahir di Lyon harus meninggalkan pertandingan.

Prestasi mengejutkan Gea dengan undangan

Arthur Gea bukan favorit untuk melangkah jauh di turnamen ini. Ia masuk berkat undangan (wild card) dari penyelenggara, yang mencerminkan posisinya di sirkuit. Namun, keberuntungan berpihak padanya kali ini. Lawan berikutnya adalah pemain Ceko Tomas Machac (peringkat 28 dunia), favorit ketiga dalam turnamen ini. Kenaikan ini cukup mencolok mengingat Gea sebelumnya mengeliminasi Román Burruchaga di kualifikasi Australian Open, lalu mengejutkan Jiri Lehecka dalam lima set — sebuah kemenangan berharga melawan pemain elit — sebelum kalah dari Stan Wawrinka. Penampilannya di Melbourne Park menunjukkan potensi yang kembali terlihat di Montpellier.

Lehecka dan konteks turnamen: para favorit sejati

Jiri Lehecka, yang seperti disebutkan sebelumnya dikalahkan Gea di Australian Open, mewakili tingkat kompetisi yang dominan dalam rangkaian turnamen ATP 250 ini. Namun, di Montpellier favorit utama adalah pemain Kanada Felix Auger Aliassime. Turnamen Prancis ini membagikan hadiah sebesar 612.000 euro dan merupakan satu-satunya ATP yang berlangsung minggu ini, sebuah minggu yang juga penting karena babak eliminasi Piala Davis, termasuk partisipasi Argentina melawan Korea Selatan.

Mpetshi Perricard: musim menjanjikan yang terhenti

Bagi Mpetshi Perricard, kecelakaan ini sangat tidak beruntung. Pemain berusia 22 tahun ini memulai 2026 dengan mencapai perempat final di Brisbane dan Auckland, memperkuat posisinya setelah Australian Open, di mana ia kalah dalam lima set dari pemain Argentina Sebastián Báez. Permukaan cepat dalam ruangan, seperti di Montpellier, mendukung gaya permainan agresifnya. Rekornya membuktikan hal tersebut: ia meraih dua gelar ATP pada 2024, satu di Lyon di atas tanah liat dan satu lagi di Basel di lapangan cepat dalam ruangan. Cedera mata ini menjadi hambatan tak terduga dalam apa yang menjanjikan musim pemulihan dan peningkatan peringkat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)