Pada 9 Februari, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lin Jian, memimpin konferensi pers rutin. Seorang wartawan dari Tokyo TV bertanya, setelah pengumuman hasil pemilihan umum di Jepang, muncul beberapa posting di media sosial China yang menyatakan kekhawatiran terhadap kecenderungan kanan di Jepang. Apa komentar pemerintah China mengenai hal ini? Lin Jian menyatakan bahwa pada masa lalu, militerisme Jepang telah membawa Jepang ke jalan perang agresif, melakukan kejahatan besar terhadap negara-negara tetangga di Asia dan dunia, serta membawa bencana besar bagi rakyat Jepang sendiri. Pelajaran sejarah sangat mendalam. “Dengan belajar dari sejarah, kita dapat menghadapi masa depan. Apakah Jepang akan tetap berpegang pada jalan pembangunan damai dan mengambil tindakan nyata untuk mendapatkan kepercayaan dari negara tetangga dan masyarakat internasional? Atau justru mengikuti arus sejarah dan menantang tatanan internasional pasca perang? Ini adalah hal yang patut dipikirkan oleh para pemimpin dan orang-orang berpengaruh di Jepang.” Lin Jian menegaskan kembali. (Pengaruh Berita)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Media sosial China muncul kekhawatiran tentang suara kanan Jepang, Kementerian Luar Negeri menyajikan pilihan ganda bagi penguasa Jepang
Pada 9 Februari, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lin Jian, memimpin konferensi pers rutin. Seorang wartawan dari Tokyo TV bertanya, setelah pengumuman hasil pemilihan umum di Jepang, muncul beberapa posting di media sosial China yang menyatakan kekhawatiran terhadap kecenderungan kanan di Jepang. Apa komentar pemerintah China mengenai hal ini? Lin Jian menyatakan bahwa pada masa lalu, militerisme Jepang telah membawa Jepang ke jalan perang agresif, melakukan kejahatan besar terhadap negara-negara tetangga di Asia dan dunia, serta membawa bencana besar bagi rakyat Jepang sendiri. Pelajaran sejarah sangat mendalam. “Dengan belajar dari sejarah, kita dapat menghadapi masa depan. Apakah Jepang akan tetap berpegang pada jalan pembangunan damai dan mengambil tindakan nyata untuk mendapatkan kepercayaan dari negara tetangga dan masyarakat internasional? Atau justru mengikuti arus sejarah dan menantang tatanan internasional pasca perang? Ini adalah hal yang patut dipikirkan oleh para pemimpin dan orang-orang berpengaruh di Jepang.” Lin Jian menegaskan kembali. (Pengaruh Berita)