Pasar AS menghadapi tantangan resesi: ini yang dikatakan angka-angkanya

Pasar AS sedang berlayar di perairan yang semakin keruh. Saat saham dan kripto kehilangan daya saing secara bersamaan, kekuatan utama dari penurunan ini terletak pada fundamental ekonomi. Data dari Amerika Serikat menceritakan kisah konsisten tentang pelemahan struktural, dan para investor akhirnya mulai menilai kenyataan ini.

Pasar tenaga kerja AS menunjukkan keretakan struktural

Tanda bahaya pertama datang dari sektor ketenagakerjaan. Pada Januari, AS mencatat lebih dari 100.000 pemutusan hubungan kerja. Ini bukan angka yang terisolasi: ini adalah tingkat PHK tertinggi yang tercatat sejak Januari 2009, tahun di mana ekonomi AS menghadapi Resesi Besar.

Secara paralel, lowongan pekerjaan menurut JOLTS (Job Openings and Labor Turnover Survey) mengejutkan dengan angka yang lebih rendah dari perkiraan. Peluang kerja baru mencapai titik terendah sejak 2023, sebuah periode yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja kehilangan momentum secara signifikan.

Ketika perekrutan menurun dan PHK meningkat

Polanya menunjukkan divergensi yang sangat spesifik. Perusahaan secara bersamaan tidak merekrut dan melakukan PHK, sebuah perilaku yang muncul saat kepercayaan terhadap pertumbuhan ekonomi menurun. Fenomena ini tidak kebetulan: ketika kondisi perusahaan memburuk, perusahaan berusaha melindungi margin mereka dengan memotong biaya tenaga kerja sebelum menghadapi masalah yang lebih serius.

Akibatnya? Rantai reaksi: lebih sedikit perekrutan dan lebih banyak PHK berarti pendapatan yang lebih sedikit untuk keluarga, yang pada gilirannya mengurangi pengeluaran. Ketika pengeluaran konsumen melambat, pasar AS pun cenderung merasakan dampaknya secara signifikan, menciptakan siklus resesi yang bersifat auto-berkelanjutan.

Pasar kredit teknologi di bawah tekanan

Tingkat kerentanan kedua muncul dari sektor obligasi teknologi. Sebagian besar pinjaman dan obligasi yang diterbitkan oleh sektor teknologi menghadapi kesulitan yang meningkat. Ini bukan detail kecil: pasar kredit teknologi sejauh ini merupakan salah satu pilar pemulihan pasca-pandemi, dan keruntuhannya menandai berakhirnya likuiditas melimpah yang menjadi ciri tahun-tahun terakhir.

Ketika aset berisiko seperti teknologi mulai goyah, para investor cenderung mencari keamanan, mengalihkan modal ke sektor yang lebih defensif. Gerakan ini memperkuat penjualan di segmen yang lebih spekulatif, termasuk pasar AS dan panorama kripto.

Mengapa konteks ini membutuhkan perhatian

Secara individual, masing-masing sinyal ini bisa diartikan sebagai fluktuasi sementara. Namun, jika dipertimbangkan bersama, mereka membentuk gambaran yang konsisten tentang kemungkinan fase resesi yang sedang berkembang. Data pasar tenaga kerja, dikombinasikan dengan tekanan di pasar kredit, menunjukkan bahwa pasar AS secara wajar menilai risiko penurunan.

Sejarah mengajarkan bahwa ketika pekerjaan menghilang dan kredit menjadi kaku secara bersamaan, konsumen mengurangi pengeluaran, perusahaan menurunkan investasi, dan siklus ekonomi berbalik arah. Jika skenario ini semakin memburuk, tidak mengherankan jika terjadi koreksi lebih lanjut di pasar AS, baik saham maupun kripto. Pengawasan tetap menjadi strategi paling bijaksana saat ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)