Pound Inggris telah naik mendekati level tertinggi lima bulan terhadap euro, mencerminkan pergeseran sentimen pasar yang lebih luas. Pemulihan mata uang ini terkait erat dengan meningkatnya selera risiko di pasar keuangan, menandakan bahwa investor telah mendapatkan kembali kepercayaan di tengah menurunnya ketidakpastian tentang prospek ekonomi.
Perubahan Sentimen Risiko Mendukung Sterling
Antonio Ruggiero dari Convera menyoroti bahwa hubungan antara kinerja pound dan selera risiko semakin jelas dalam pola perdagangan terbaru. Ketika investor merasa lebih nyaman mengambil risiko aset, pound cenderung menguntungkan sebagai mata uang yang berkorelasi dengan risiko. Menurut data pasar Jin10, korelasi positif ini telah memberikan dukungan konsisten bagi sterling, dengan mata uang ini menyerap kekuatan luas dari sentimen global yang membaik daripada faktor domestik semata.
Terobosan Teknis Menandai Momentum Pound
Tonggak penting dalam kenaikan pound terjadi saat mata uang ini menembus level resistansi 1.1550 terhadap euro, menandai terobosan teknis utama. Level ini sebelumnya menjadi penghalang yang tangguh, dan pelanggaran oleh sterling menunjukkan bahwa momentum teknis telah beralih secara tegas mendukung pound. Para teknisi pasar melihat terobosan seperti ini sebagai potensi katalis untuk apresiasi berkelanjutan, menarik pembeli baru ke dalam mata uang tersebut.
Keputusan Suku Bunga Bank of England Tidak Kemungkinan Menghentikan Rally Pound
Analisis Ruggiero menunjukkan bahwa trader pound menunjukkan kekhawatiran terbatas tentang potensi perubahan kebijakan dari Bank of England menjelang keputusan suku bunga yang dijadwalkan. Peserta pasar secara umum memperkirakan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga, dengan Ruggiero mencatat bahwa kemungkinan kekecewaan hawkish tetap rendah. Penilaiannya menunjukkan bahwa hanya sejumlah kecil pembuat kebijakan yang kemungkinan akan voting mendukung pemotongan suku bunga, sehingga pound tidak mungkin menghadapi hambatan signifikan dari perubahan kebijakan dovish. Faktor ini telah memungkinkan mata uang ini diperdagangkan sesuai momentum sendiri daripada dibatasi oleh kekhawatiran pemotongan suku bunga.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pound Menguat ke Puncak Lima Bulan terhadap Euro karena Minat Risiko Pulih
Pound Inggris telah naik mendekati level tertinggi lima bulan terhadap euro, mencerminkan pergeseran sentimen pasar yang lebih luas. Pemulihan mata uang ini terkait erat dengan meningkatnya selera risiko di pasar keuangan, menandakan bahwa investor telah mendapatkan kembali kepercayaan di tengah menurunnya ketidakpastian tentang prospek ekonomi.
Perubahan Sentimen Risiko Mendukung Sterling
Antonio Ruggiero dari Convera menyoroti bahwa hubungan antara kinerja pound dan selera risiko semakin jelas dalam pola perdagangan terbaru. Ketika investor merasa lebih nyaman mengambil risiko aset, pound cenderung menguntungkan sebagai mata uang yang berkorelasi dengan risiko. Menurut data pasar Jin10, korelasi positif ini telah memberikan dukungan konsisten bagi sterling, dengan mata uang ini menyerap kekuatan luas dari sentimen global yang membaik daripada faktor domestik semata.
Terobosan Teknis Menandai Momentum Pound
Tonggak penting dalam kenaikan pound terjadi saat mata uang ini menembus level resistansi 1.1550 terhadap euro, menandai terobosan teknis utama. Level ini sebelumnya menjadi penghalang yang tangguh, dan pelanggaran oleh sterling menunjukkan bahwa momentum teknis telah beralih secara tegas mendukung pound. Para teknisi pasar melihat terobosan seperti ini sebagai potensi katalis untuk apresiasi berkelanjutan, menarik pembeli baru ke dalam mata uang tersebut.
Keputusan Suku Bunga Bank of England Tidak Kemungkinan Menghentikan Rally Pound
Analisis Ruggiero menunjukkan bahwa trader pound menunjukkan kekhawatiran terbatas tentang potensi perubahan kebijakan dari Bank of England menjelang keputusan suku bunga yang dijadwalkan. Peserta pasar secara umum memperkirakan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga, dengan Ruggiero mencatat bahwa kemungkinan kekecewaan hawkish tetap rendah. Penilaiannya menunjukkan bahwa hanya sejumlah kecil pembuat kebijakan yang kemungkinan akan voting mendukung pemotongan suku bunga, sehingga pound tidak mungkin menghadapi hambatan signifikan dari perubahan kebijakan dovish. Faktor ini telah memungkinkan mata uang ini diperdagangkan sesuai momentum sendiri daripada dibatasi oleh kekhawatiran pemotongan suku bunga.