Dalam kondisi volatilitas pasar kripto saat ini, saham Strategy turun ke level terendah dalam 52 minggu, tetapi hal ini tidak menghentikan mereka untuk terus menambah posisi Bitcoin. Berdasarkan berita terbaru, perusahaan mengumumkan pembelian tambahan sebanyak 2.932 BTC, dengan total nilai transaksi mencapai 264 juta dolar AS, semakin memperluas pengaruhnya dalam ekosistem Bitcoin.
Operasi Melawan Tren di Tengah Volatilitas Pasar
Harga Bitcoin saat ini sekitar 67.980 dolar AS, meningkat 1,04% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Strategy tetap teguh menjalankan strategi akumulasi Bitcoin di tengah tekanan pasar. Tindakan investor institusional ini mencerminkan sinyal yang jelas: di masa pasar secara keseluruhan tidak kondusif dan saham mengalami penurunan signifikan, masih ada institusi yang percaya pada nilai jangka panjang Bitcoin.
Konsistensi Strategy dalam menambah posisi menunjukkan keyakinan yang teguh terhadap Bitcoin sebagai alat alokasi aset. Banyak investor institusional meniru strategi ini, percaya bahwa menambah posisi saat harga rendah dapat mengoptimalkan proyeksi keuntungan jangka panjang.
Skala Akumulasi Bitcoin Mencapai Rekor Baru
Hingga data terbaru, Strategy telah mengakumulasi lebih dari 712.000 BTC, sekitar 3,4% dari total pasokan Bitcoin, menjadikannya salah satu pemilik Bitcoin institusional terbesar di dunia. Skala kepemilikan yang besar ini tidak hanya menunjukkan kekuatan finansial perusahaan, tetapi juga mencerminkan kepercayaan mendalam terhadap potensi apresiasi nilai Bitcoin di masa depan.
Untuk mendukung rencana akuisisi Bitcoin yang berkelanjutan, Strategy terus mengumpulkan dana melalui pembiayaan pasar dan operasi modal. Meskipun sahamnya mengalami tekanan baru-baru ini, perusahaan tetap teguh menjalankan strategi jangka panjang ini. Logika operasi terbalik “saham turun, Bitcoin bertambah” ini sedang menjadi pilihan baru bagi sebagian investor institusional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Strategi saham turun ke level terendah 52 minggu, melakukan pembelian kembali hampir 3000 BTC melawan tren
Dalam kondisi volatilitas pasar kripto saat ini, saham Strategy turun ke level terendah dalam 52 minggu, tetapi hal ini tidak menghentikan mereka untuk terus menambah posisi Bitcoin. Berdasarkan berita terbaru, perusahaan mengumumkan pembelian tambahan sebanyak 2.932 BTC, dengan total nilai transaksi mencapai 264 juta dolar AS, semakin memperluas pengaruhnya dalam ekosistem Bitcoin.
Operasi Melawan Tren di Tengah Volatilitas Pasar
Harga Bitcoin saat ini sekitar 67.980 dolar AS, meningkat 1,04% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Strategy tetap teguh menjalankan strategi akumulasi Bitcoin di tengah tekanan pasar. Tindakan investor institusional ini mencerminkan sinyal yang jelas: di masa pasar secara keseluruhan tidak kondusif dan saham mengalami penurunan signifikan, masih ada institusi yang percaya pada nilai jangka panjang Bitcoin.
Konsistensi Strategy dalam menambah posisi menunjukkan keyakinan yang teguh terhadap Bitcoin sebagai alat alokasi aset. Banyak investor institusional meniru strategi ini, percaya bahwa menambah posisi saat harga rendah dapat mengoptimalkan proyeksi keuntungan jangka panjang.
Skala Akumulasi Bitcoin Mencapai Rekor Baru
Hingga data terbaru, Strategy telah mengakumulasi lebih dari 712.000 BTC, sekitar 3,4% dari total pasokan Bitcoin, menjadikannya salah satu pemilik Bitcoin institusional terbesar di dunia. Skala kepemilikan yang besar ini tidak hanya menunjukkan kekuatan finansial perusahaan, tetapi juga mencerminkan kepercayaan mendalam terhadap potensi apresiasi nilai Bitcoin di masa depan.
Untuk mendukung rencana akuisisi Bitcoin yang berkelanjutan, Strategy terus mengumpulkan dana melalui pembiayaan pasar dan operasi modal. Meskipun sahamnya mengalami tekanan baru-baru ini, perusahaan tetap teguh menjalankan strategi jangka panjang ini. Logika operasi terbalik “saham turun, Bitcoin bertambah” ini sedang menjadi pilihan baru bagi sebagian investor institusional.