Dalam 12 bulan terakhir, terjadi perubahan besar dalam strategi cadangan mata uang. Tiongkok, India, dan Brasil secara kolektif melepaskan 183,2 miliar dolar AS dalam obligasi pemerintah, menandakan pergeseran tegas dari ketergantungan dolar. Langkah ini menunjukkan bukan sekadar pergerakan acak dari pemain tertentu, tetapi sebuah realignment yang terkoordinasi dalam kerangka aliansi BRICS.
Emas sebagai pengganti surat utang Amerika
Seiring dengan penolakan terhadap obligasi, ketiga negara ini meningkatkan cadangan emas mereka, mencapai total cadangan hingga 3.350 ton yang mencatat rekor. Dengan harga pasar saat ini, cadangan emas ini dinilai sekitar 430-450 miliar dolar. Peralihan ke logam mulia ini secara jelas berfungsi sebagai perlindungan terhadap potensi fluktuasi mata uang Amerika dan risiko sanksi.
Tren global dedolarisasi semakin menguat
Kekhawatiran yang meningkat di kalangan negara-negara BRICS terkait kemungkinan penggunaan dolar AS sebagai alat tekanan politik mendorong mereka untuk aktif melakukan dedolarisasi. Penolakan terhadap surat utang Amerika dan beralih ke emas melambangkan transisi menuju kebijakan mata uang yang lebih independen dan persiapan menghadapi dunia keuangan yang multipolar.
Tren ini menunjukkan pergeseran jangka panjang dari ekonomi berkembang menuju aset cadangan alternatif dan mencerminkan perubahan fundamental dalam arsitektur keuangan global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
BRICS mempercepat dedolarisasi dengan mengalihkan cadangan ke emas
Dalam 12 bulan terakhir, terjadi perubahan besar dalam strategi cadangan mata uang. Tiongkok, India, dan Brasil secara kolektif melepaskan 183,2 miliar dolar AS dalam obligasi pemerintah, menandakan pergeseran tegas dari ketergantungan dolar. Langkah ini menunjukkan bukan sekadar pergerakan acak dari pemain tertentu, tetapi sebuah realignment yang terkoordinasi dalam kerangka aliansi BRICS.
Emas sebagai pengganti surat utang Amerika
Seiring dengan penolakan terhadap obligasi, ketiga negara ini meningkatkan cadangan emas mereka, mencapai total cadangan hingga 3.350 ton yang mencatat rekor. Dengan harga pasar saat ini, cadangan emas ini dinilai sekitar 430-450 miliar dolar. Peralihan ke logam mulia ini secara jelas berfungsi sebagai perlindungan terhadap potensi fluktuasi mata uang Amerika dan risiko sanksi.
Tren global dedolarisasi semakin menguat
Kekhawatiran yang meningkat di kalangan negara-negara BRICS terkait kemungkinan penggunaan dolar AS sebagai alat tekanan politik mendorong mereka untuk aktif melakukan dedolarisasi. Penolakan terhadap surat utang Amerika dan beralih ke emas melambangkan transisi menuju kebijakan mata uang yang lebih independen dan persiapan menghadapi dunia keuangan yang multipolar.
Tren ini menunjukkan pergeseran jangka panjang dari ekonomi berkembang menuju aset cadangan alternatif dan mencerminkan perubahan fundamental dalam arsitektur keuangan global.