Dari 2011 Hingga 2026: Mengapa Pergantian Ketua Fed Membuat Bitcoin dan Emas Turun Drastis?

Baru-baru ini, Donald Trump mengumumkan pencalonan Kevin Walsh sebagai ketua Federal Reserve (Fed), dan segera pasar kripto maupun pasar emas mulai mengalami penurunan tajam. Peristiwa ini bukanlah kebetulan, melainkan reaksi dari para investor terhadap perubahan signifikan dalam prospek kebijakan moneter global. Untuk memahami lebih dalam, kita perlu meninjau sejarah dan menyadari bahwa tahun 2011 adalah momen penting—di sinilah Kevin Walsh mulai terlibat dalam pengambilan keputusan ekonomi Amerika.

Kevin Walsh: Perjalanan Sejak 2011 dan Strategi Pengencangan Kebijakan Moneter

Kevin Walsh bukanlah sosok baru di bidang keuangan. Ia mendapatkan pendidikan di dua universitas terkemuka dunia—Stanford dan Harvard—sebelum bergabung dengan Morgan Stanley, salah satu bank investasi paling terkemuka di AS. Periode 2006-2011 adalah masa krusial bagi dirinya, saat ia duduk di Dewan Gubernur Fed. Selama tahun-tahun tersebut, terutama selama krisis keuangan 2008, Walsh menyaksikan langsung bagaimana Fed menggunakan alat pencetakan uang (Quantitative Easing) untuk merangsang ekonomi. Saat itu, Fed membeli sejumlah besar obligasi pemerintah AS dan menyuntikkan dana besar-besaran ke dalam sistem keuangan.

Pengalaman dari masa 2008-2011 ini membentuk pandangannya sendiri tentang pengelolaan uang saat krisis. Yang membedakan adalah Walsh percaya bahwa hanya menaikkan dan menurunkan suku bunga—pendekatan Jerome Powell saat ini—tidak cukup untuk mengatasi inflasi. Ia mendukung pendekatan yang lebih ketat: mengurangi jumlah uang yang beredar melalui pengurangan cadangan bank sentral (Quantitative Tightening).

Dua Pendekatan Kebijakan Moneter yang Sangat Berbeda

Metode Powell: Fleksibel dan Bertahap

Jerome Powell, ketua Fed saat ini yang masa jabatannya berakhir pada Mei 2026, lebih banyak menggunakan alat penyesuaian suku bunga. Ketika inflasi meningkat tinggi, ia menaikkan suku bunga sehingga obligasi pemerintah AS menjadi lebih menarik (dengan hasil yang lebih tinggi). Para investor akan menjual aset berisiko lainnya—termasuk Bitcoin dan emas—untuk membeli obligasi pemerintah, sehingga menarik uang dari pasar dan mengendalikan inflasi.

Metode Walsh: Tegas dan Komprehensif

Kevin Walsh justru berpendapat bahwa suku bunga harus dipertahankan relatif rendah dan stabil, tetapi fokus utama adalah mengurangi neraca bank sentral. Setelah obligasi pemerintah yang dibeli Fed di masa lalu jatuh tempo, Walsh tidak akan menginvestasikan kembali dana tersebut, melainkan membiarkan uang keluar dari sistem. Ini berarti jumlah uang yang beredar akan berkurang secara signifikan.

Likuiditas Menurun = Bitcoin dan Emas Anjlok

Inilah alasan langsung mengapa harga Bitcoin dan emas langsung turun saat pengumuman bahwa Walsh diusulkan sebagai ketua Fed.

Dalam periode di mana Fed menyuntikkan uang ke ekonomi (2008-2023), likuiditas yang berlebih mendorong para investor mencari aset yang lebih dinamis seperti Bitcoin dan emas. Ketika pasar mulai kekurangan uang, para investor akan membatasi aliran modal ke aset spekulatif ini. Sebagai gantinya, mereka akan lebih memilih investasi yang lebih aman atau lebih fundamental.

Segera setelah pengumuman, Bitcoin turun ke $66.03K (-2.24%) dan emas (PAXG) turun ke $4.94K (-2.53%), mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan Fed melakukan “pengencatan” (tightening) di bawah kepemimpinan Walsh. Para trader sedang menilai ulang portofolio mereka, memperkirakan dunia dengan uang yang beredar lebih sedikit di ekonomi.

Aliran Dana yang Berbeda, Pendekatan yang Berbeda

Perubahan posisi ketua Fed bukan hanya soal orangnya, tetapi juga tentang filosofi kebijakan moneter. Pengalaman Walsh sejak 2011 mengajarkannya bahwa pengencatan uang memiliki kekuatan besar dalam mengendalikan inflasi. Sementara itu, Powell cenderung menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan kestabilan harga.

Dengan pencalonan Walsh, para investor di seluruh dunia—terutama yang berinvestasi di Bitcoin dan emas—menyadari bahwa Amerika Serikat akan memasuki fase di mana uang beredar lebih sedikit. Ini adalah titik balik yang penting, menandai pergeseran dari ekonomi “uang murah” ke “uang ketat”—dan perubahan ini secara langsung mempengaruhi nilai Bitcoin, emas, dan banyak aset lain di seluruh dunia.

Dalam beberapa minggu ke depan, pasar akan terus memantau proses konfirmasi Walsh di Senat, dan langkah-langkah yang diambil Fed akan terus membentuk tindakan para investor di seluruh dunia.

BTC-0,86%
PAXG-1,88%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)