Pasar prediksi dan sinyal intelijen sumber terbuka sekali lagi bersatu dalam titik nyala geopolitik yang sensitif. Pada 6 Januari 2026, alat pemantauan on-chain PolyBeats melaporkan lonjakan sebesar 1250% dalam indeks yang disebut “Pentagon Pizza Index” selama 24 jam terakhir—sebuah indikator yang secara historis terkait dengan peningkatan aktivitas militer AS.
Pada saat yang sama, beberapa dompet baru yang dibuat menempatkan taruhan di Polymarket dengan spekulasi bahwa Amerika Serikat dapat melakukan serangan militer terhadap Iran sebelum akhir bulan. Hingga saat publikasi, probabilitas serangan AS terhadap Iran di Polymarket tetap relatif rendah sekitar 13%, tetapi keselarasan yang tidak biasa dari sinyal publik dan taruhan keuangan telah menarik perhatian yang meningkat.

(Sumber: Polymarket)
Perkembangan ini mengikuti pernyataan Presiden AS Donald Trump pada 3 Januari, yang memperingatkan di media sosial bahwa Amerika Serikat akan campur tangan jika Iran secara kekerasan menekan protes domestik, menambahkan bahwa “target sudah terkunci dan siap.” Meskipun belum ada tindakan militer resmi yang dikonfirmasi, kombinasi retorika, indikator perilaku, dan aktivitas pasar prediksi telah membangkitkan kembali perdebatan tentang apakah pasar terdesentralisasi dapat mengungkapkan sinyal awal risiko geopolitik.
Pentagon Pizza Index adalah indikator sumber terbuka yang tidak resmi tetapi banyak dibahas yang melacak aktivitas pengantaran makanan larut malam di dekat fasilitas pertahanan dan intelijen AS. Asalnya berasal dari Perang Dingin, ketika analis percaya lonjakan pengantaran pizza ke Pentagon bertepatan dengan sesi perencanaan yang diperpanjang menjelang operasi militer.
Dalam beberapa tahun terakhir, konsep ini berkembang menjadi alat berbasis data. Platform seperti PenPizzaReport dan dashboard sumber terbuka lainnya kini menggunakan data lalu lintas Google Maps dan aktivitas aplikasi pengantaran untuk memperkirakan lonjakan tidak biasa di sekitar pusat militer. Meskipun bukan sumber intelijen resmi, indeks ini mendapatkan kredibilitas karena beberapa korelasi yang mencolok.
Berdasarkan data yang tersedia secara publik, lonjakan pengantaran pizza serupa diamati tak lama sebelum:
Precedent ini telah mendorong analis untuk memperlakukan indeks pizza sebagai sinyal tambahan daripada prediktor tunggal.
Polymarket semakin menjadi tempat bagi trader yang ingin mengekspresikan pandangan mereka tentang hasil geopolitik menggunakan modal nyata. Berbeda dengan jajak pendapat opini atau sentimen media sosial, pasar prediksi mengharuskan peserta untuk mendukung keyakinan mereka dengan taruhan keuangan, menciptakan apa yang banyak analis anggap sebagai sinyal probabilitas yang lebih disiplin.
Dalam pasar terkait Iran saat ini, data blockchain menunjukkan bahwa empat dompet—dibuat dalam sebulan terakhir—telah menempatkan taruhan pada kemungkinan serangan AS sebelum akhir bulan. Meskipun total modal yang terlibat tetap modest, waktu kejadian mencerminkan kasus sebelumnya di mana dompet baru dengan benar memperkirakan peristiwa geopolitik, termasuk operasi Venezuela awal tahun ini.
Polymarket tidak memverifikasi informasi dari dalam, dan tidak ada bukti bahwa dompet ini memiliki intelijen non-publik. Namun, peserta pasar sering menggabungkan sinyal publik—pernyataan resmi, data logistik, citra satelit, dan indikator perilaku—menjadi probabilitas yang dapat diperdagangkan.
Relevansi yang semakin besar dari indikator seperti Pentagon Pizza Index menyoroti pergeseran yang lebih luas dalam peramalan geopolitik. Kemajuan dalam intelijen sumber terbuka (OSINT) berarti bahwa aktivitas yang sebelumnya hanya dapat diamati oleh aktor negara kini dapat disimpulkan dari data publik seperti pola lalu lintas, pergerakan pengiriman, dan perilaku daring.
Pasar prediksi berfungsi sebagai lapisan koordinasi keuangan untuk informasi ini, menerjemahkan sinyal yang tersebar menjadi satu probabilitas yang terus diperbarui. Beberapa analis berpendapat bahwa mekanisme ini dapat, dalam beberapa kasus, mengungkap risiko yang muncul lebih cepat daripada media tradisional atau laporan institusional.
Sejauh ini, pasar keuangan yang lebih luas menunjukkan reaksi terbatas. Pasar cryptocurrency tetap relatif stabil, mencerminkan skeptisisme terhadap skenario eskalasi jangka pendek. Probabilitas rendah 13% di Polymarket menunjukkan bahwa trader masih menganggap serangan AS terhadap Iran tidak mungkin dalam waktu dekat.
Namun, situasi ini menegaskan bagaimana platform seperti Polymarket semakin digunakan untuk memantau risiko geopolitik secara real time. Jika ketegangan diplomatik meningkat atau indikator sumber terbuka tambahan muncul, probabilitas dapat berubah dengan cepat.
Meskipun Pentagon Pizza Index tidak boleh dipandang sebagai prediktor pasti tindakan militer, keselarasan dengan aktivitas pasar prediksi menggambarkan bagaimana data terdesentralisasi dan insentif keuangan sedang mengubah cara peristiwa global diperkirakan di tahun 2026.