Tekanan Makro: Pengurangan cadangan Treasury China dan de-dolarisasi menambah tekanan pada dolar AS dan Bitcoin.
Sinyal Teknis: Rasio BTC/XAU menembus level support utama, menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin jauh dari titik terendah.
Sentimen Pasar: Pembelian saat penurunan yang minimal dan posisi yang berhati-hati menunjukkan potensi penurunan Bitcoin hingga 50%.
Bitcoin — BTC, menunjukkan tanda-tanda tekanan saat investor bergulat dengan ketakutan pasar yang meningkat. Pasar kripto telah kehilangan lebih dari $1 triliun dalam kurang dari sebulan, memaksa trader untuk memikirkan kembali posisi mereka. Meskipun terjadi penjualan besar-besaran, pembelian saat penurunan tetap minimal, menyoroti sentimen berhati-hati. Faktor geopolitik menambah tekanan, terutama tindakan terbaru China terhadap kepemilikan Treasury AS. Analis mempertanyakan apakah angka $70.000 dalam Bitcoin mewakili puncak daripada dasar dalam siklus ini.
Data menunjukkan Bitcoin masih memiliki ruang untuk turun lebih jauh.
Setiap koreksi siklus utama mengikuti pola yang sama: kompresi terlebih dahulu, kemudian downside sejati terungkap seiring waktu.
Pertanyaan utama sekarang adalah kedalaman dan durasi.
LIVE dalam 1 JAM untuk membahas semuanya
[tautan di komentar] pic.twitter.com/hVqcgh00Gc— Ran Neuner (@cryptomanran) 10 Februari 2026
China telah mengurangi kepemilikan Treasury AS-nya menjadi $682 miliar, terendah dalam 18 tahun. Hanya di tahun 2025, negara ini menjual sekitar 11 persen dari kepemilikannya. Beijing telah menginstruksikan bank-bank untuk mengurangi eksposur Treasury, menandakan dorongan menuju de-dolarisasi. Langkah ini memperbesar tekanan pada dolar AS, yang sudah melemah 1,4 persen setelah menutup tahun 2025 dengan penurunan 9,4 persen. Secara historis, dolar yang lebih lemah mendukung siklus bull Bitcoin. Namun, siklus 2025 menyimpang dari pola ini. Bitcoin turun sebesar 6,3 persen sementara dolar AS turun 9,4 persen.
Pada saat yang sama, emas naik 65 persen, mendorong rasio BTC/XAU turun 44 persen. Rasio ini sekarang berada di level terendah sejak pasar bear 2022. Divergensi ini menunjukkan bahwa daya tarik Bitcoin sebagai aset safe-haven mungkin melemah di bawah tekanan makro.
Hasil obligasi AS yang meningkat, dipicu oleh langkah Treasury China, menambah lapisan stres lainnya. Bagi investor, ini berarti peningkatan kewaspadaan, sementara pemerintah menghadapi biaya pinjaman yang meningkat. Bitcoin kini menghadapi tantangan mempertahankan dukungan di tengah menurunnya kepercayaan makro. Analis memperingatkan bahwa posisi saat ini dan FUD mungkin mengarah ke penurunan lebih jauh.
Rasio BTC/XAU baru-baru ini menutup di bawah level support 15,50, yang secara historis dikaitkan dengan puncak Bitcoin. Sinyal teknis ini menimbulkan kekhawatiran bagi para bullish dan trader yang mengharapkan Bitcoin bertahan sebagai safe-haven. Dalam siklus sebelumnya, pecahnya level ini sering disertai penurunan tajam, menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin jauh dari menemukan titik terendah.
Perilaku investor mencerminkan kehati-hatian ini. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peserta pasar menunjukkan pembelian saat penurunan yang minim selama penurunan baru-baru ini. Ini menandakan bahwa banyak yang memprioritaskan manajemen risiko daripada mengejar keuntungan. Analis mencatat bahwa kombinasi support teknis yang lemah dan ketidakpastian makro dapat membuat Bitcoin rentan terhadap penurunan 50 persen dari level saat ini.
Meskipun beberapa mungkin berargumen bahwa $70.000 masih dapat dicapai, beban perubahan makro global, pengurangan Treasury, dan menurunnya daya tarik safe-haven memperumit prospek ini. Trader harus memantau rasio BTC/XAU, kekuatan dolar, dan aktivitas pasar Treasury untuk mendapatkan petunjuk. Sampai momentum stabil dan risiko makro mereda, Bitcoin menghadapi tekanan berkelanjutan, dan penurunan lebih jauh tidak dapat dikesampingkan.
Artikel Terkait
Pendiri Ethereum Mengeluarkan Peringatan Hari Kiamat Bitcoin
Bitcoin Bergerak Bersama Saham Teknologi, Bukan Emas, Tinjauan Grayscale Menunjukkan
Bitcoin Melihat Kerugian Realized sebesar $2.3B Saat Kapitalisasi Semakin Intensif
Dead Cat Bounce atau Bottoming Out? Bull Bitcoin Menghadapi Realitas yang Keras
Analisis: Koreksi pasar kripto mungkin dipengaruhi oleh faktor keuangan tradisional, bukan krisis industri